12th Maret, 2012

Thierry AnatoBenin berkata, “Kami pergi ke Nimourou, sebuah desa terpencil dengan orang-orang yang belum terjangkau yang belum pernah mendengar Injil. Tidak ada klinik di sana dan bahkan paracetamols pun tidak ada, dan dan tidak ada persekutuan doa.  Samaritan’s Pursemembantu kami membuka pintu untuk pelayanan social, dan kami memberikan layang-layang kepada 26 anak-anak.”

Yoppi MargiantoIndonesia berkata, “Kami pergi untuk berdoa bagi seorang anak muda dari gereja kami yang sakit, yang datang dari desa terpencil. Allah memanggilnya pulang tetapi kami mampu berdoa di depan banyak orang dan memberitahukan mereka tentang Yesus. Kami berencana untuk pergi lagi ke desa itu dengan membawa obat dan pelayanan medis.”

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English French German Spanish Portuguese, Brazil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × three =