3. Amanat Agung

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Kis pasal 1-24.

Hafalkanlah Ayat Ini
Kis 1:11 "Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke surga." Kis 1:11

Diskusikanlah Hal Ini
Bagaimana cara kita untuk dapat mengikuti jejak Yesus berjalan keliling sambil berbuat baik (Kis 10:38), berkhotbah, berbicara kepada orang-orang dan mengajar. Coba Anda rangkumkan berapa cara yang Anda ketahui. Kemudian bila ada waktu buatlah sebuah Daftar Rencana Kerja Anda dalam rangka mengikuti Yesus.

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Berkumpullah bersama saling mendoakan untuk menerima Baptisan Roh Kudus atau dipenuhi lagi dengan Roh Kudus, sebagaimana juga terjadi berkali-kali kepada orang-orang percaya dalam Kisah Para Rasul. Rasul Paulus mengatakan dalam Efesus 5:18:"….hendaklah kamu penuh dengan Roh Kudus."

Tugas Tertulis untuk Diploma
Buatlah tulisan tidak lebih dari dua halaman, tentang Yerusalem Anda, Yudea Anda, Samaria Anda dan ujung-ujung bumi yang mungkin ada bagi Anda. Jelaskan dengan rinci tentang masing-masing hal di atas.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Kis 1:8

 

Dalam Kisah Para Rasul pasal 1 kita mengungkapkan enam perintah penuh kuasa yang akan membantu kita melayani Allah dan bekerja di ladang-Nya:

1. Berbuat baik

Kis 1:1 menuliskan bahwa Yesus baru mulai melakukan pekerjaan dan mengajar. Kalimat itu menunjukkan bahwa pekerjaan-Nya masih belum terselesaikan sampai hari ini. Yesus, Kepala Jemaat bekerja melalui Tubuh-Nya, yaitu Jemaat atau Gereja. Dan kita masing-masing adalah tangan-tangan-Nya, kaki-kaki-Nya, mata-Nya dan bibir-Nya.

Beberapa Gereja hanya mau menjadi bibir yang selalu tampil di depan kelihatan oleh banyak orang dan selalu berbicara, tetapi Kis 10:38 menuliskan bahwa Yesus telah ditunjuk untuk berbuat baik. Dia menunjukkan Allah kepada kita dan Kasih-Nya yang luar biasa untuk setiap pria dan wanita melalui apa yang telah dikerjakan-Nya. Yesus kemudian menjelaskan tentang Allah dengan apa yang dikatakan-Nya.

2. Penuhlah dengan Roh Kudus

Mengapa? Sebab dalam Kis 1:2 Yesus bekerja melalui Roh Kudus.

Mengapa hal ini menjadi begitu penting?

Ketika Yesus datang ke bumi sebagai bayi, Dia meninggalkan semua kuasa ke-Allahan-Nya di surga, Filipi 2:7. Ketika Dia berbicara atau melakukan mujizat, Dia melakukannya sebagai seorang manusia yang benar-benar mengetahui bagaimana cara melayani dalam kuasa Roh Kudus. Yesus mengatakan bahwa orang-orang zaman sekarangpun dapat juga melakukan perkara yang sama seperti yang Dia lakukan, dan bahkan perkara-perkara yang lebih besar oleh kuasa yang sama dari Roh Kudus. Lihat Yohanes 14:12.

Apakah Anda sudah dipenuhi oleh Roh Kudus?

Yesus mengetahui betapa pentingnya hal ini dan dalam Kis 1:5 Dia berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa dalam beberapa hari lagi mereka akan menerima Baptisan Roh Kudus, yang berarti diselamkan atau direndam dalam Roh Kudus. Lihat Matius 3:1-17, Kis 2:39 dan pelajaran 23 RohKudus.

Roh Kudus memberi kuasa kepada Anda

Di ayat 8, Yesus berkata bahwa mereka akan menerima 'dunamis' atau kuasa yang menggetarkan bila Roh Kudus datang ke atas mereka. Dari dunamis kita memperoleh kata-kata yang seperti dynamo atau dinamit (bahan peledak). Otoritas, bahkan sekalipun otoritas yang didelegasikan oleh Allah, tidak akan berdaya sama sekali kecuali kalau diberi kekuatan dunamis dari Roh Kudus, yaitu kemampuan untuk mendemonstrasikan otoritas surgawi yang kita terima dari Roh Kudus. Ingatlah juga bahwa semua murid-murid-Nya melarikan diri ketika Yesus ditangkap. Tetapi coba baca apa yang terjadi pada mereka, khususnya kepada Petrus setelah dipenuhi dengan 'dunamis'. Mulai dari Kis 2:14 dan selanjutnya.

Tujuan dari Kuasa

Roh Kudus datang untuk satu maksud, yaitu untuk menyaksikan dengan kuasa dunamis bahwa Yesus itu hidup.

3. Jadilah saksi

Apakah 'saksi' itu? Bayangkan dua truk saling bertabrakan dan kedua pengemudinya berkelahi. Maka polisi yang datang pertama-tama akan bertanya, "Siapa yang melihat kejadian tabrakan ini?" Mereka menginginkan saksi-saksi. Seorang saksi harus mengatakan hanya apa yang telah dilihatnya. Saksi tidak memberikan pendapatnya tentang apa yang terjadi sebelumnya, tidak juga memberikan penilaian, dan saksi juga tidak bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi kelak. Tetapi seorang saksi memberikan kesaksiannya semata-mata atas dasar kesediaannya sendiri yang bebas; dan untuk menjadi saksi biasanya sangat tergantung pada dan dipengaruhi oleh ada tidaknya perlindungan hukum bagi saksi yang bersangkutan, apakah akan ada penangkapan atas para saksi. Itulah sekilas uraian perihal menjadi saksi, suatu tugas yang penuh tanggung jawab yang telah diberikan kepada kita semua.

Apa yang telah kita lihat?

Kita telah melihat Yesus bekerja di dalam diri kita, mengampuni dosa, menyembuhkan dan memberkati; jadi dengan demikian sebenarnya kita sudah mempunyai banyak bahan untuk disaksikan. Roh Kudus kemudian melanjutkan bekerja melalui kata-kata yang kita ucapkan dengan iman dan sekaligus memberikan pengertian rohani kepada mereka yang mendengarkan dengan sungguh-sungguh akan kesaksian kita bahwa apa yang kita ucapkan itu benar. Jika mereka percaya dan menerima Yesus maka itu berarti mereka telah dibebaskan, tetapi jika mereka tidak percaya maka mereka semua akan tinggal dalam cengkeraman belenggu dosa dan setan. Ke mana kita akan pergi untuk menceriterakan apa yang ingin kita saksikan? Kita semua sudah diserahi tugas untuk menggarap sebagian dari kebun anggur Tuhan. 2 Kor 10:13.

Di Yerusalem

Kebanyakan orang harus menceriterakan kesaksiannya di Yerusalem mereka masing-masing, yaitu di lingkungan keluarga di rumah tinggal mereka dan lingkungan masyarakat di mana mereka masing-masing tinggal, dan di manapun mereka dapat berbicara dalam bahasa daerah setempat dan juga telah mengenali dengan baik liku-liku kota tempat tinggalnya. Lukas 8:39.

Di Yudea dan Samaria

Beberapa orang akan dipanggil untuk pergi ke Yudea dan Samaria yang merupakan propinsi-propinsi tetangga, di mana pada umumnya orang-orangnya hampir sama tetapi ada sedikit perbedaan dalam dialek dan kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan sampai ke ujung bumi

Sedikit yang terpanggil untuk pergi ke tempat yang lebih jauh di mana orang-orang, cuaca, bahasa, kebudayaan dan makanan sehari-hari sangat jauh berbeda, dan setelah mereka tiba di tempat-tempat tersebut maka mereka akan mulai berceritera kepada orang-orang setempat bahwa Yesus hidup.

4. Bekerja dengan prioritas

Kita harus mengerjakan pekerjaan kita menurut tahap-tahap atau urutan-urutan prioritasnya atau kepentingannya sampai Yesus datang kembali, sebagaimana malaikat menjanjikannya dalam pesan yang penuh kuasa. Kis 1:11, yang akan kita bahas dalam kesempatan lain. Banyak tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kedatangan kembali Tuhan Yesus sudah sangat dekat. Sekaranglah waktunya untuk berdoa memenangkan keluarga dan teman-teman untuk Yesus.

Bila Dia datang kelak, Dia tidak akan datang sebagai bayi tetapi datang sebagai Tuhan dan Raja untuk memerintah seribu tahun. Tuhan Yesus akan menegakkan dunia ini dengan benar berdasarkan keadilan yang benar sebelum mengakhiri sejarah manusia dengan menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru.

5. Jadikan Yesus Tuhan dan Raja

Hal ini adalah penting sebab Kis 1:3 mengatakan bahwa Tuhan Yesus telah menghabiskan waktu selama 40 hari untuk mengajarkan kepada murid-murid-Nya tentang Kerajaan Allah.

Kerajaan berarti pemerintahan di bawah seorang Raja. Jadi di mana saja Yesus Tuhan berada, maka pemerintahan yang benar dari Allah menyertai-Nya. Kehidupan keluarga, gereja-gereja dan bahkan seluruh desa-desa akan diubahkan pada waktu Yesus kita jadikan Raja yang kita sembah dan memerintah dalam kehidupan kita.

6. Berdoa bersama tanpa putus-putusnya

Hal pertama yang dilakukan oleh orang-orang percaya pada hari pertama tanpa Tuhan Yesus adalah memulihkan komunikasi dengan Dia melalui doa.

Kis 1:12-15 mengisahkan bahwa murid-murid, beberapa wanita dan saudara-saudara Yesus berkumpul bersama-sama dan berdoa terus-menerus. Maria, Ibu Yesus juga ada di sana sebagai pendoa syafaat, berbicara kepada Anak-Nya melalui doa. Dari Lukas 24:49 kita semua tahu doa mereka adalah "Mari Roh Kudus perlengkapi kami dengan kuasa dari tempat maha tinggi." dan kemudian dalam Kis pasal 2 mereka menerima jawaban yang luar biasa.

7. Angkat pemimpin-pemimpin baru

Kis 1:15-26 menunjukkan bagaimana murid-murid mencari pengganti Yudas; dengan cara memilih seseorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan mereka selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan mereka, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke surga meninggalkan mereka, untuk menjadi saksi bersama dengan mereka tentang kebangkitan-Nya." Intinya adalah jangan sampai ada seorang pemimpin pun yang terhilang. Kita memerlukan bimbingan dan arahan serta dipadukannya kepada Injil semua kekuatan rohaniah dan alamiah. Jadi bila Allah menantang Anda untuk bangkit dan mengambil tanggung jawab dalam pekerjaan di ladang-Nya, maka katakanlah ya kepada-Nya; walaupun itu berarti sekarang.

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English French German Spanish Portuguese, Brazil