13. Menjadi seperti Yesus

Bacalah Bagian Alkitab Ini
1 Yoh. 3:1-3; Filipi 2:1-11

Hafalkanlah Ayat Ini
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Galatia 5:22, 23.

Diskusikanlah Hal Ini
Dapatkah Anda pikirkan seseorang yang Anda kenal, tokoh dari sejarah, atau seseorang dalam suatu berita, yang menunjukkan kehidupan seperti Kristus secara konsisten?

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Renungkanlah setiap arti dari kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri menurut Alkitab. Ujilah sikap Anda sendiri dan putuskanlah bagaimana Anda mencapai standar yang lebih tinggi dengan pertolongan Allah.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskanlah sembilan alinea yang sangat singkat di mana Yesus menunjukkan masing-masing dari ke-9 buah Roh itu di dalam Alkitab.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
2 Petrus 1:3, 4.

 

Allah sedang bekerja keras untuk menyatakan buah Roh Kudus di dalam hidup kita, yaitu sifat Yesus yang sangat indah. Jadi jenis buah apa yang sedang Dia cari di dalam kehidupan kita?

1. Kasih, tetapi jenis yang mana?

Ada beberapa jenis kasih, beberapa di antaranya sangat mulia. Sebagai contoh, di dalam Alkitab kita dapat menemukan kasih kepada keluarga atau kasih kepada teman, kasih untuk menjadi yang utama, kasih kepada saudara, mengasihi uang, kasih seorang wanita kepada keluarganya, kasih kepada sesama manusia, dan cinta akan kesenangan. Semua kasih itu adalah kasih manusia, atau disebut “phileo,” tetapi kasih Allah yang besar adalah “agape.” Dia mengasihi Anda tanpa syarat, baik pada saat Anda berada di dalam kegagalan maupun saat Anda berada di dalam kesuksesan.

Allah adalah kasih agape. 1 Yohanes 4:8.

Allah mengasihi Yesus dengan kasih agape. Yohanes 17:26.

Allah mengasihi orang-orang dengan cara yang sama dan menunjukkan kasih agape melalui karunia Anak-Nya. Yoh. 3:16, 1 Yoh. 4:9, 10.

Bapa bahkan telah lebih mengasihi mereka yang mengasihi Yesus.
Yohanes 14:21.

Kasih agape dalam tindakan

Dahulu ketika kita masih berdosa, Kristus mati bagi kita. Itulah kasih agape. Roma 5:8.

Lihatlah bagaimana Yesus menunjukkan kepenuhan kasih agape-Nya di dalam Yohanes 13:1-34.

Yesus memerintahkan kita untuk menunjukkan kasih agape kepada setiap orang. Yoh. 13:34, 35; 1 Tes. 3:12; 1 Kor. 13:1-8.

Jadi bagaimana kehidupan kasih Anda?

Apakah Anda terdorong oleh kasih agape? 2 Korintus 5:14-20.

Apa yang harus dilakukan dengan kasih agape? 1 Yoh. 3:16-18.

Di mana kita dapat menemukan kasih agape yang lebih lagi? Roma 5:5.

2. Sukacita yang dari Allah

Yesus diurapi dengan minyak sukacita. Ibrani 1:9. Yesus menikmati kebersamaan bersama orang-orang, menghadiri acara pernikahan dan pesta. Dalam Lukas 10:21 dikatakan bahwa Yesus bersukacita di dalam Roh Kudus, dan memikul Salib dengan tekun karena melihat sukacita yang disediakan bagi-Nya. Ibrani 12:2.

Mengikut Yesus membawa sukacita

Lihat Lukas 10:17; Kis. 13:52.

Kota-kota dapat mengalami sukacita. Kis. 8:8.

Sukacita merupakan suatu tujuan dari pelayanan.

Lihat Filipi 1:25 dan 2 Kor. 1:24.

Yesus menginginkan sukacita Anda meluap-luap, dan Anda dapat menemukan caranya di dalam Yoh. 15:1-11.

3. Damai sejahtera, seperti sungai

Di dalam Alkitab kata “eirene” dan “syalom” berarti kedamaian bangsa; tidak ada perang, bahkan antar pribadi; keamanan, kemakmuran dan kebahagiaan. Inilah damai sejahtera dari jiwa yang diselamatkan, tidak memiliki kekhawatiran lagi, penuh kepuasan dan jaminan akan kekekalan.

Yesus adalah Raja Damai, dan Dia memberikan damai sejahtera-Nya kepada mereka yang dalam kesukaran. Tidak mengherankan jika Paulus selalu memulai surat-suratnya dengan doa untuk meminta “eirene.” Yesaya 9:6; 2 Tes. 3:16; Lukas 7:50, 8:48.

Bagaimana mendapatkan damai sejahtera Allah?

Dari janji di dalam Filipi 4:1-7.

Tetaplah menjaga hubungan dengan baik.

Gaya hidup yang menyembah dalam segala keadaan.

Menyadari bahwa waktunya Tuhan sudah dekat untuk Anda dapat bertemu dengan Dia.

Jangan pernah khawatir, melainkan berdoa dan mintalah kepada Allah.

Damai sejahtera-Nya akan memelihara hati dan pikiran Anda.

4. Berikanlah aku kesabaran, sekarang!

Inilah kata “makrothumia” yang artinya panjang sabar, tahan uji, dan menjaga emosi Anda ketika menghadapi provokasi. Kata ini mengandung arti penderitaan yang datang ketika kita dengan sabar menantikan orang-orang yang keras hati untuk datang kepada Kristus; seperti Allah sendiri yang juga bersabar ketika kita menunda untuk mengenal Dia. Roma 2:4, 9:22.

Melalui iman dan kesabaran

Kita menerima janji-janji Allah. Ibrani 6:12.

5. Kemurahan dan kebaikan

Ada dua kata yang berbeda. Yang pertama adalah “chrestotes” yang berarti kemurahan atau kebaikan di dalam kasih, dan kata “agathosune” yang berarti melakukan apa yang baik ke dalam tindakan.

Yesus adalah murah hati dan baik

Yesus adalah “chrestotes,” murah hati dan lemah lembut kepada seorang wanita yang berdosa yang bertobat, namun Dia juga menempatkan kebaikan “agathosune” ke dalam tindakan ketika Dia membersihkan Bait Allah. Lukas 7:37-50, Matius 21:12, 13. Perhatikan Kis. 10:30 untuk melihat dua hal untuk apa Yesus diurapi.

6. Kesetiaan

Yesus berjanji untuk mendahului murid-murid-Nya pergi ke Galilea. Dia membuktikan apa yang Dia ucapkan bagi mereka yang setia, atau “pistis.” Dan untuk menepati ucapan-Nya itu, Yesus harus melewati taman Getsemani, Salib, kubur, neraka, surga, dan kebangkitan. Matius 26:32.

Rencana Allah adalah membuat Anda setia

Jika “ya,” katakan “ya.” Matius 5:37.

Apakah Anda menepati janji-janji Anda? Mazmur 15:5.

Apakah sang Raja akan menyebut Anda sebagai hamba yang baik dan setia? Matius 25:21.

7. Kelemahlembutan

Ini adalah “praotes,” sifat rendah hati seperti Kristus dan menurut terhadap Allah; yang menerima semua perlakuan Allah sebagai sesuatu yang baik, meskipun kita tidak menyukai hal itu. Yesus adalah Singa dari Yehuda, tetapi Dia juga adalah Anak Domba Allah yang lemah lembut dan berserah kepada Bapa.

Berbahagialah orang yang lemah lembut. Matius 5:5.

Kita belajar dari Yesus. Matius 11:29.

8. Dapatkah Anda menguasai diri sendiri?

Jika tidak, Anda membutuhkan “egkrateia,” yaitu penguasaan diri terhadap keinginan dan nafsu.

Yesus mengetahui bagaimana berkata ~ tidak!

Dalam Lukas 4:1-14 Anda dapat melihat bagaimana Yesus menguasai diri-Nya sendiri pada saat lemah.

  • Ketika Dia lapar, Iblis mencobai Dia untuk menyalahgunakan kekuasaan-Nya demi memenuhi kebutuhan makanan pribadi-Nya. Namun Yesus berkata ~ TIDAK!
  • Setan mencobai Yesus dengan jalan pintas untuk menghindari salib. Namun Yesus kembali berkata ~ TIDAK!
  • Setan menyarankan popularitas secara cepat melalui suatu pertunjukan umum di atas atap Bait Allah. Namun Yesus tetap berkata ~ TIDAK!

Kita memerlukan bantuan Allah untuk dapat menguasai diri

Untuk menawan pikiran kita. 2 Kor 10:5.

Untuk menjinakkan lidah kita. Yakobus 3:8; Kis. 2:4.

Untuk mengendalikan tubuh kita. 1 Tes. 4:4.

 

Rumah Doa untuk Segala Bangsa

Berdoalah untuk Austria.

Operation World halaman 103. 8.000.000 orang Eropa, 83% Katolik Roma, Banyak okultisme, pecandu alkohol dan bunuh diri.

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English French German Spanish Portuguese, Brazil