28. Saudara yang Percaya

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Yakobus 2:14-17

Hafalkanlah Ayat Ini
Galatia 6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Diskusikanlah Hal Ini
Mengapa Alkitab menekankan hal memberi kepada saudara-saudara seiman?

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Dalam doa, mintalah kepada Allah supaya menunjukkan kepada anda saudara/i dalam Kristus yang dapat anda layani.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan dalam satu halaman argumentasi yang menunjukkan keberpihakan kepada saudara/i seiman dalam Kristus.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
1 Yohanes 3:17

 

Akhirnya, satu bidang terakhir untuk menentukan tempat memberikan uang adalah kepada saudara seiman. Tiga nats Alkitab yang dikutip di bawah ini kadang-kadang sangat sulit untuk dibacakan dan ketiganya diberikan sebutan yang pada prinsipnya sama, bahwa salah satu tanda-tanda kebenaran seorang Kristen adalah bahwa mereka akan dengan senang memberkati saudara Kristen yang membutuhkan, (catat bahwa kata “Saudara” digunakan ketiga nats itu).

Juga sangat berharga untuk diingat bahwa bagian terbesar dari keseluruhan Alkitab mengenai pemberian (2 Korintus 8:1 – 9:15) mengemukakan permasalahan tentang pemberian persembahan kepada orang-orang yang kelaparan di Yerusalem.

'Segala sesuatu yang engkau lakukan untuk saudaraKu yang paling hina ini engkau melakukannya kepadaKu'

Matius 25:40

Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, 16 dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?

Yakobus 2:15

Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? 

1 Yohanes 3:17

Dalam Perjanjian Lama ada perintah yang menyuruh umat Allah menunjukkan pemihakan ekonomis terhadap saudara Yahudi mereka dibandingkan dengan orang asing yang tinggal di tanah mereka. Sebagai contoh, dalam nats di bawah ini, tidak hanya Allah memerintahkan bahwa para pengikut Yahudi diperlakukan berbeda dari orang asing tetapi juga suatu janji bahwa dia akan diberkati apabila melakukan seperti yang diperintahkan itu! Konsekuensinya, kita juga harus memperluas cara kita dan melakukan kedermawanan dan kebaikan kepada saudara Kristen kita sebanyak mungkin.

Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya."

Ulangan 23:20

Yesus sendiri mendorong dan menekankan prinsip supaya kita mengutamakan dan memberkati saudara kita seiman dan tersedia upah yang lebih banyak bagi mereka yang melaksanakan prinsip ini. Markus 9:41 berkata, 'Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya." Paulus juga mengikuti prinsip yang sama ketika dia berkata dalam Galatia 6:10 'Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.' Oleh karena itu, apabila kita mempunyai kesempatan marilah kita melakukan kebaikan kepada semua orang, khususnya kepada keluarga orang percaya.' Bukankah ada banyak, banyak, banyak sekali saudara/i dalam Kristus yang memiliki posisi yang sama dengan yang dijelaskan dalam nats tersebut di atas? Dan Bukankah Allah memanggil beberapa dari kita dan menaruh iman untuk bertindak dan melakukan sesuatu tentang hal itu? – sudah pasti. 

Orang Kristen yang paling miskin yang sangat mengharapkan bantuan dari Orang Kristen Barat yang kaya pada umumnya datang dari Negara-negara di mana Gereja-gereja sedang mengalami tren pertumbuhan yang fantastis – bukankah merupakan suatu insentif bagi kita untuk mendukung mereka dan melihat uang kita berjalan sedemikian untuk memperluas Kerajaan Allah di bangsa-bangsa seperti ini?

Sebagai contoh, di Burkina Faso di Afrika, biaya untuk kehidupan seorang anak dalam panti yang dijalankan oleh misionaris adalah 6 pence sehari – dengan bantuan orang-orang Kristen yang lebih kaya pekerjaan Allah di antara anak-anak yatim piatu akan dapat dijalankan untuk menjangkau ribuan anak-anak dan mengajarkan mereka untuk hidup dalam iman Kristen – peluang itu tanpa batas dan Allah akan pasti memberikan proyek yang bagus bagi anda untuk berinvestasi. 

Banyak Gereja-gereja memberi kepada saudara-saudari dalam Kristus – mereka menyimpannya untuk mereka sendiri!! – kita menyebutnya memberi kepada saudara Kristen yang membutuhkan, bukan untuk menyenangkan orang kaya Kristen dengan membangun Gereja-gereja yang lebih besar dan lebih nyaman. Bukankah kasus ini menunjukkan bahwa banyak Pendeta dan Penatua mengumpulkan pertanggungjawaban bagi mereka sendiri pada hari penghakiman dengan berbuat seperti itu?

Jadi sebagai kesimpulan Alkitab memberikan lima tempat ke mana kita seharusnya memberikan persembahan uang kita, yaitu:

  • Amanat Agung/Pekerjaan Misionaris
  • Orang Miskin
  • Memberi kepada mereka yang memberi kita makan rohani (dalam konteks jemaat lokal)
  • Pemberian untuk proyek pembangunan/perluasan Gereja-gereja
  • Pemberian kepada saudara seiman.

Jadi apakah yang menjadi prioritas dari kelima bidang ini? Sebagaimana disebutkan pada awal bab ini Alkitab mengindikasikan tanpa menjadi dogmatis. Dapat dipastikan berdasarkan Maleakhi 3:10 bahwa kita harus membawa perpuluhan kita kepada jemaat lokal di mana kita jadi anggotanya. Jika Gereja anda membiayai misionaris, memberi makan orang miskin dan membantu saudara seiman yang kekurangan maka inilah yang menjadi aturan terbaik yang dapat diikuti. Dalam idealisme dunia seharusnya sudah menjadi kenyataan bahwa jemaat lokal akan menjadi ujung tombak saluran berkat hingga ujung bumi sampai orang percaya dalam Gereja lokal dapat sepenuhnya berpartisipasi dalam pekerjaan Allah.

Sayangnya, jika para pemimpin Gereja dilumpuhkan dengan memiliki roh yang menahan-nahan dan hanya memandang kepentingan ke dalam saja dan hanya peduli dengan kebutuhan Gereja sendiri, berarti mereka mencegah berkat-berkat untuk dilepaskan ke seluruh dunia.

Jadi, bagaimana jika Gereja anda tidak melakukan apapun untuk misi dunia dan memberi makan orang miskin dan sangat sedikit mencari orang yang hilang untuk diselamatkan – apakah anda masih akan memberi? Ini kelihatannya akan menjadi topik doa anda dan mintalah petunjuk dari Allah sehingga sebagian dari perpuluhan anda dapat diberikan kepada jemaat lokal dan sebagian lagi dapat dibagikan kepada misi dunia dan memberi makan orang miskin dan saudara seiman yang serba kekurangan.

Kita tidak dipanggil supaya tetap menjadi buta dengan membawa perpuluhan tahun demi tahun kepada Gereja yang tidak berbuah karena kita hanya akan mempertahankan suatu organisasi yang tidak menghasilkan apa-apa. Bukankah anda akan berbahagia jika tempat di mana anda memberikan uang anda menghasilkan buah dan tidak menikmati uang anda sendiri? Pertanyaan Ini mungkin mungkin sulit bagi beberapa orang: Apakah kita akan menginvestasikan uang kita kepada gereja, misionaris dan pelayanan yang berbuah atau tidak berbuah?
 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Kroasia

4,472,600 populasi, 94.43% Muslim . Banyak penderitaan karena perang tetapi kesaksian orang Kristen dikuatkan oleh usaha-usaha perdamaian.

© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish