47. Memberi ke Rekening Bank Surgawi

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Matius 6:20

Hafalkanlah Ayat Ini
Filipi 4:17 Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.

Diskusikanlah Hal Ini
Apa yang anda pikirkan tentang dana atau dukungan yang tidak sesuai dengan apa yang dimaksud oleh Yesus dalam Lukas 12:33

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Dalam doa, pergilah kepada Bapa surgawi dan bukalah rekening bank anda.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Ketika Yesus berbicara tentang menyimpan harta di surga (Matius 6:20), tuliskan satu halaman bagaimana kita melakukan itu.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Kisah Para Rasul 10:4

 

Dalam perumpamaan tentang orrang kaya yang bodoh dalam Lukas 12:16-21, Yesus berbicara tentang uang dan ketamakan, dan kebutuhan untuk menjadi kaya di hadapan Allah, tetapi apakah yang dimaksudkan dengan istilah ini 'Kaya di hadapan Allah'? Lebih lanjut Dia berbicara di ayat 33 "Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat,' apa yang Dia maksudkan di sini? Baik, sebagaimana kita membayar untuk rekening bank di bumi dan kita telah melihat sebelumnya bahwa kita harus melakukan itu, Alkitab di berbagai tempat berbicara tentang rekening bank surgawi yang dapat kita buka dan setor.

Apabila kebenaran ini menjadi kenyataan bagi kita maka itu dapat memberikan suatu gairah dan sukacita penuh untuk melakukan begitu kita menangkap visi tentang hal ini kita tidak akan lagi menaruh perpuluhan kita di kantong persembahan dengan cara yang sama, tetapi kita akan memandang itu sebagai suatu investasi ke dalam rekening kita sehingga kita kaya di hadapan Allah. Sementara kebenaran ini disingkapkan bagi kita, biarlah kita mengatur pengeluaran dalam hidup kita untuk berinvestasi dalam rekening surgawi.

Barangkali rujukan alkitabiah tentang rekening surgawi ini ditemukan dalam Filipi 4:16-17 Karena di Tesalonikapun kamu telah satu dua kali mengirimkan bantuan kepadaku. 17 Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu. Di sini Paulus memerintahkan jemaat di Filipi untuk memberikan dukungan keuangan bagi pelayanannya dan dia menjelaskan bahwa bukan hanya pemberian itu mendukung pelayanannya dengan menyediakan segala kebutuhannya, tetapi itu dicatat dan dilihat oleh Allah dan dikreditkan ke dalam rekening surgawi mereka. Nats ini menunjukkan bahwa setiap kali kita memberi uang, setiap rupiah terakhir selalu dicatat oleh Allah dan satu catatan dipelihara dalam pikiran Allah tentang apa yang telah kita beri.

Poin lebih lanjut tentang pengakuan akan rekening ini adalah bahwa seperti rekening bank di bumi, uang yang kita setorkan dapat ditarik dan juga memberikan bunga. Daripada kita menariknya kelihatannya Allah akan melepaskan uang kepada kita pada waktunya dan dengan caraNya. Sebagai contoh, setelah berbicara tentang rekening dan pemberian dengan setia, Paulus menyimpulkan di ayat 19 dengan berkata, Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Fakta tentang rekening surgawi ini akan menjadi suatu kesenangan besar dan dorongan bagi kita semua yang memberi secara teratur. Setiap rupiah telah dicatat dan Tuhan atas langit dan bumi adalah bendahara atas rekening kita dan kita dapat mempercayakan kepadanya untuk menangani rekening kita bagi kepentingan kita.  

Alkitab berbicara tentang membuka perbendaharaan di surga, dan ayat berikutnya menunjukkan pemikiran yang sama tentang suatu rekening surgawi dan 1 Timotius 6:19 memberikan pemikiran lebih lanjut. Ketika kita memberi bagi pekerjaan Allah kita tidak saja mendapatkan manfaat dalam hidup ini tetapi juga dikreditkan kepada rekening bumi kita dan manfaat yang akan kita alami dalam kehidupan yang akan datang. Apabila kita dihadapkan ke kursi penghakiman Kristus (2 Korintus 5:10) kita akan dihakimi sesuai dengan cara kita menangani uang kita dan bukankan itu berarti bahwa kontribusi ke rekening bank surgawi juga akan dihakimi? Alkitab berbicara tentang upah surgawi dan 1 Timotius 6:19 menunjukkan bahwa satu dasar dari pemberian upah tersebut adalah catatan dan rekening pemberian kita, jika anda mati malam ini apa yang akan Allah katakan tentang rekening surgawi anda?

Matius 6:20-21 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. 

Lukas 12:33 Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.

1 Timotius 6:19 '….dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

Alkitab menjelaskan bahwa orang yang bukan Kristen pun mempunyai suatu rekening dengan Allah dan setiap rupiah terakhir dari transaksi keuangan mereka dipantau oleh Allah. Pertimbangkan cerita tentang Kornelius dalam Kisah Para Rasul 10:1-8. Ayat 2 menunjukkan bahwa Kornelius memberi secara teratur kepada orang miskin sebelum bertobat (ingat bahwa sampai dia bertemu Petrus dia adalah orang yang belum diselamatkan) dan ayat 4 menunjukkan bahwa ketika malaikat mengunjungi Kornelius, malaikat itu menyebutkan tentang rekening surgawi Kornelius, "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.

Ini akan menjadi dorongan yang kuat bagi kita yang secara sistematis memberi selamat bertahun-tahun, bahwa jika Allah mengamati rekening surgawi bahkan dari orang yang belum diselamatkan seperti Kornelius, betapa lebih Dia akan mengamati rekening surgawi anak-anak-Nya.

Terakhir, kutipan di bawah ini adalah nats sejenis yang berbicara tentang menyimpan kredit surgawi, namun nats ini menunjukkan kontradiksi antara pemberi dan bukan pemberi. Nats pertama berbicara tentang orang yang mengeluarkan semua uang mereka bagi diri mereka sendiri dan tidak memberi sedikitpun bagi pekerjaan Allah. Itu diambil dari kitab Hagai di mana Tuhan mengeluarkan hardikan kepada umatNya karena mengabaikan investasi uang mereka untuk membangun bait Allah. Nats kedua adalah firman Yesus yang disampaikan kepada muridNya – di sini kita melihat firman yang memberikan dorongan untuk menjadi seorang pemberi dan jaminan bahwa bila kita memberi kepada orang miskin maka kita akan melengkapi diri kita sendiri dengan dompet surgawi yang tidak akan aus. Yang mana dari dompet di bawah ini yang anda inginkan? Jika anda mengabaikan memberi bagi pekerjaan Allah maka anda akan mempunyai dompet bumi yang akan berlalu, jika anda seorang pemberi anda akan mempunyai dompet surgawi yang tidak akan pernah usang.

Hagai 1:6 … dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang!

Lukas 12:33 Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Honduras

6,485,445 populasi, mayoritas Katolik. Diporakporandakan oleh puting beliung Mitch pada 1998, Gereja membutuhkan kepemimpinan proses penyembuhan.

© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish