51. Memberi Walau dalam Keadaan Bimbang

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Ibrani 6:12

Hafalkanlah Ayat Ini
Mazmur 103:2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Diskusikanlah Hal Ini
Dengan iman dan kesabaran yang dibicarakan dalam Ibrani 6:12 kita perlu mewarisi janji-janji keuangan.

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Buatkan satu daftar ketika Allah memberkati anda dalam keuangan.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan dalam satu halaman mengapa panen keuangan seseorang dapat tertunda.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Mazmur 25:13

 

Seksi lalu yang membahas tentang memberi di masa sulit mengajarkan bahwa tetap dibutuhkan untuk memberi walaupun dalam keadaan ragu atau bimbang. Kebanyakan orang Kristen yang secara teratur memberi akan mengalami ketika mereka tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan atas benih keuangan yang telah mereka taburkan. Di masa seperti itulah ketika keraguan datang atas iman, patah semangat terjadi dan pencobaan muncul untuk menghentikan pemberian sama sekali. Jika anda mengalami masa ketika anda dicobai untuk berhenti memberi atas begitu banyak benih yang telah anda taburkan dan tidak ada yang siap untuk dipanen, maka seksi ini adalah untuk memberi semangat kepada anda, berdasarkan nats-nats Alkitab yang akan kita dalami.

Terutama dalam satu situasi di mana seseorang dengan penuh iman telah memberi tetapi tetap belum melihat hasilnya, harus ditegaskan bahwa mereka mempunyai hak untuk mengharapkan suatu hasil atau panen. Tidak menjadi masalah apakah anda berkulit putih atau hitam, anda pria atau wanita, anda orang Amerika atau Afrika, jika anda telah menabur benih keuangan – Allah tidak memandang warna atau jenis kelamin atau kebangsaan seseorang, siapa yang menabur pasti akan menuai. 

Hukum tabur tuai tidaklah sama dengan hukum perjudian di mana anda mungkin tidak akan mendapatkan hasil – siapapun yang taat dan percaya bahwa Allah bersama mereka di setiap pemberian akan menerima imbalan dari Allah. Konsekuensinya kita tidak perlu menunggu dengan keraguan bertahun-tahun apakah Allah telah melihat pemberian kita, dan khawatir apakah Dia tidak akan mengirimkan suatu panen keuangan sesuai cara kita. Masalahnya bukanlah apakah panen itu akan datang tetapi kapan itu terjadi – jika secara keuangan anda menghargai Allah maka anda dapat dengan berani dan yakin mengharapkan suatu panen.  

Lebih lanjut bukan masalah tentang kapan, tetapi faktor yang lebih besar lagi yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa panen itu akan datang pada waktu Allah dan tidak seorangpun atau sesuatupun dapat mempercepat waktu panen mereka. Tidak seorang petani pun yang menabur di hari Minggu dan mengharapkan panen pada Senin pagi. Sedihnya banyak orang Kristen yang memberikan persembahan ke dalam kantong persembahan di hari minggu sore dan mengharapkan panen cek dari pengantar pada hari senin paginya.

Galatia 6:9 berkata, 'Apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah,' dan tidak ada sejumlah peperangan rohani, permohonan dan nubuatan akan mempercepat panen. Jadi tinggal tenanglah dalam pengetahuan akan hikmat Allah dan kasihNya dan bahwa Dia akan melepaskan kepada anda tuaian pada waktunya – yakinlah bahwa Dia tidak akan mengecewakan anda.

Telah dibahas sebelumnya bahwa waktu, bentuk, metode dan jumlah dari setiap hasil panen semata-mata ditentukan oleh Allah dan kita tidak dapat berkata kepada Allah kapan, di mana dan bagaimana Dia memberkati kita karena jika kita melakukan hal seperti itu akan membuat kita dapat kehilangan keseluruhan berkat dari Allah.

Dalam pengetahuanNya yang tidak terbatas Allah akan memberikan berkat kepada kita dengan cara terbaik, tetapi hal ini seringkali tidak cocok dengan apa yang kita pikirkan tentang berkat-berkat yang akan diberikanNya kepada kita! Ingatlah bahwa Alkitab berbicara bahwa Allah memegang kendali atas samudra di telapak tanganNya – Allah itu besar, mengagumkan dan Tuhan atas semua, dan Allah yang sama tidak melupakan siapapun yang telah memberikan hormat kepadaNya dengan uang mereka dan juga siapapun yang tidak melakukannya. 

Nats sebelumnya dari Galatia 6:9 membawa anda kepada poin yang sungguh-sungguh tentang memberi ketika anda masih belum melihat suatu sebutan untuk hasil panen, bahwa kita mempunyai kemampuan untuk melepaskan panen kita. Alkitab berkata, 'Kita akan menuai hasil jika kita tidak menjadi lemah'. Dari sini timbul pertanyaan – apakah bukti bahwa seseorang telah menyerah dalam iman dan telah berhenti percaya Allah untuk hasil keuangan mereka? 

Sudah pasti salah satu dari bukti itu adalah bahwa ia akan berhenti memberikan uangnya, karena jika anda tidak lagi percaya bahwa Allah akan memberkati anda, maka anda tidak akan mempunyai keinginan atau motivasi untuk memberi. Oleh sebab itu sangat penting bahwa anda terus memberi walaupun keadaan tidak menentu dan meragukan atau anda bimbang, dan janganlah melihat kepada panen atau hasil yang belum kunjung tiba, tetapi jagalah iman anda tetap hidup dengan memilih untuk tetap memberi.

Tetap berdoa, perkatakan firman Tuhan dan percaya bahwa panen akan tiba dengan tetap memberi dan tidak menjadi ragu melakukan hal itu. Si jahat datang untuk mengacaukan panen anda – bilamana anda memilih untuk tetap memberi dalam keadaan sulit maka anda akan melindungi panen anda dan menutup mulut si jahat dengan keraguannya dan semangatnya yang patah.

Sayangnya tidak hanya sangat dibutuhkan upaya keras untuk tetap bertahan di masa sulit, tetapi terlalu sering orang Kristen menyerah dan berhenti memberi dan berhenti percaya hanya lima menit sebelum panen mereka tiba – contoh yang baik tentang hal ini adalah mujizat tentang menangkap ikan dalam Lukas 5:1-11. 

Setelah menjala semalaman para murid sudah kelelahan dan ragu meskipun suara Tuan mereka memberikan semangat supaya mereka menebarkan jalanya sekali lagi, walaupun sulit dan mereka ragu, tetapi mereka patuh kepada suara Tuhan mereka dan mereka mendapatkan jala mereka hampir koyak oleh karena banyaknya ikan yang mereka dapatkan. 

Barangkali anda juga telah memancing di bidang keuangan anda dan anda telah memberi hingga anda menjadi ragu untuk terus melakukannya – apakah suara Tuhan belum anda dengarkan juga, mendorong anda untuk tetap memberi? Barangkali hasil panen anda akan datang dalam seminggu, beberapa hari atau barangkali beberapa jam lagi karena sedang dalam perjalanan – barangkali anda hanya butuh memberi beberapa kali lagi dan akan segera mendorong aliran berkat-berkat Allah mengalir ke dalam hidup anda – JANGAN MENYERAH! – TETAPLAH MEMBERI. 

Terakhir, satu latihan yang sangat baik dilakukan ketika anda telah memberi untuk jangka waktu yang lama tanpa melihat hasilnya adalah dengan membuat diri anda sendiri selalu mengingat hasil panen anda sebelumnya dan renungkanlah tentang kebaikan Allah yang telah anda alami dalam hidup anda.

Mazmur 103:2 berkata, 'Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!' Sayangnya, terlalu sering kita terpusat pada fakta bahwa kita telah menunggu sekian lama untuk hasil panen dan kita melupakan sama sekali seluruh kebaikan di waktu yang lampau yang telah Allah berikan. 

Jika Allah telah memberkati anda sebelumnya maka Dia pasti akan memberkati anda di masa depan, maka biarlah berkat-berkat di masa lalu memberikan semangat kepada anda untuk tetap tabah dan tetap memberi supaya anda dapat mengalami lebih banyak lagi berkat Allah. Semua orang Kristen yang memberi akan melalui suatu periode waktu di mana mereka tidak akan melihat dan mendapatkan hasil yang menggembirakan, tetapi dalam semua waktu yang mereka telah gunakan untuk memberi menjadi pekerjaan rumah bagi para malaikat Allah yang tidak kelihatan dalam realita rohani dan sedang mempersiapkan suatu hasil panen untuk mereka yang akan dilepaskan pada waktu yang sempurna di mata Allah. 
 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Iran

67,702,199 populasi, 99% Muslim. Revolusi Islam sedikit yang dihasilkan, Gereja yang teraniaya membutuhkan keberanian dan semangat.

© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish