57. Kobarkan Karunia Anda

Bacalah Bagian Alkitab Ini
1 Korintus 14:12

Hafalkanlah Ayat Ini
‘Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu’. 2 Timotius 1:6

Diskusikanlah Hal Ini
Bagaimana cara terbaik untuk melepaskan karunia-karunia rohani kita – khususnya karunia memberi.

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Berdoalah kepada Allah meminta hikmat mengetahui cara terbaik untuk mengobarkan karunia-karunia anda.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Apa manfaatnya sebagai orang percaya apabila kita secara penuh menggunakan karunia-karunia rohani kita.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
1 Timotius 4:14

 

Telah dibahas sebelumnya bahwa meskipun karunia memberi sama pentingnya dengan karunia yang lain seperti nubuat, kesembuhan, namun tidak setiap orang terpanggil oleh Allah untuk mempraktikkan karunia memberi. Namun jika anda merasa bahwa karunia memberi adalah karunia rohani utama dari anda maka seksi ini akan memberikan dorongan kepada anda untuk tetap teguh memberi. Dalam kedua suratnya kepada Timotius, Rasul Paulus mengingatkan untuk mengobarkan karunia-karunia rohani, sebagaimana nats di bawah ini. Konsekuensinya, apapun karunia rohani anda (termasuk karunia memberi), maka pastilah kutipan Alkitab di bawah ini cocok untuk anda – jadi pertimbangkanlah manfaat-manfaat dari mengobarkan karunia memberi.

1 Timotius 4:14 ‘Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua’

2 Timotius 1:6 ‘Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu’

Satu misteri paling mengagumkan yang diungkapkan Alkitab tentang kehidupan kita adalah bahwa sebelum Allah menciptakan kita dan menciptakan dunia, Dia telah mengenal kita dan telah mempunyai rencana bagi hidup kita, pelayanan dan karunia-karunia kita – sebagaimana kutipan nats berikut. Konsekuensinya jika anda telah dilimpahi karunia memberi maka sebelum penciptaan dunia, dan sebelum anda berada dalam kandungan ibu anda, Allah telah menetapkan supaya anda beroperasi dalam karunia memberi.

Lebih jauh, Allah akan memasukkannya menjadi karakter anda dan sifat anda untuk berkehendak menjadi pemberi sedemikian rupa sehingga melalui itu anda akan menemukan tingkat tertinggi sukacita dan damai dan kepenuhan. Dengan memilih mengobarkan karunia memberi, anda akan memasuki panggilan, karunia dan gaya hidup yang telah Allah tetapkan untuk anda jalani sebelum penciptaan dunia, dan anda akan menemukan tingkat tertinggi dari kepuasan hati.

Yesaya 49:1 ‘Sebelum aku lahir Tuhan memanggil aku’

Yeremia 1:5 ‘Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa’

Efesus 2:10 ‘Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya’.

Manfaat berikutnya mengobarkan karunia memberi adalah fakta bahwa karunia-karunia rohani telah diberikan kepada gereja sehingga kita sebagai individu mempunyai kemampuan melepaskan berkat Allah kepada saudara-saudari kita. Apabila anda tidak menjalankan karunia memberi itu berarti anda mencuri berkat dari saudara-saudari dalam Kristus yang telah ditetapkan Allah untuk anda kerjakan, yaitu untuk memberi.

Dengan tidak memberi anda menunda dan menghalangi tujuan Allah di bumi dan oleh egoisme dan kepentingan diri anda sendiri, anda merampok berkat-berkat dari saudara-saudari anda. Terakhir dalam 1 Korintus 14:12, Paulus berkata kepada orang-orang percaya di Korintus untuk menggunakan karuniar-karunia mereka untuk memberkati saudara-saudari.

‘Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih daripada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat’. 

Lebih jauh, salah satu hukum Kerajaan Allah adalah bahwa semakin setia kita dengan karunia-karunia rohani kita – maka Allah akan melepaskan lebih banyak lagi karunia-karunia ke dalam hidup kita. Dalam Lukas 16 Yesus berbicara tentang uang dan Dia berkata di ayat 10, Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar’. 

Jika anda memilih menjadi pengurus yang baik dari karunia memberi dan anda membuktikan diri anda dapat dipercaya, maka Allah akan memberikan lebih banyak karunia lagi karena Dia ingin melepaskan karunia-karunia kepada mereka yang menjalankannya sesuai kehendakNya. Dan sebaliknya, Dia tidak akan melepaskan karunia kepada mereka yang lalai. Sayangnya, banyak orang Kristen mencari “urapan baru” dan “karunia-karunia baru” padahal mereka tidak akan pernah memperolehnya sebelum mereka memenuhi kewajiban terhadap karunia-karunia rohani yang sudah ada pada mereka.

Hukum tabur tuai akan selalu bermanfaat kepada anda dalam dua aspek kehidupan bila anda mengobarkan karunia memberi anda – di bidang keuangan dan karunia-karunia rohani. Pertama, begitu anda mengobarkan karunia memberi anda dan menabur uang anda, maka anda akan melepaskan uang dari berkat-berkat Allah yang selanjutnya akan dipergunakan untuk memenuhi karunia memberi anda. Kedua, begitu anda menggunakan karunia rohani anda (memberi memberkati orang hidup darinya, anda akan menuai karunia-karunia rohani yang akan ditaburkan orang ke dalam hidup anda.

Sebagai contoh, jika anda menaati Allah ketika Dia membawa anda kepada seseorang yang membutuhkan pemberian anda, dan dengan taat anda memberi uang kepadanya. Ketika tiba giliran anda menjadi penerima dari karunia orang lain berupa karunia kesembuhan atau nubuat atau penyingkapan, maka Allah akan memastikan bahwa mereka yang beroperasi dalam karunia-karunia ini akan datang kepada anda. Banyak orang Kristen menyerah karena tidak ada orang yang datang kepada mereka untuk memberikan nubuat atau firman Tuhan – barangkali anda perlu mulai menabur karunia anda ke dalam kehidupan seseorang dan begitu anda lakukan, anda telah mempunyai karunia-karunia rohani yang siap dipanen kembali untuk anda.

Motif terakhir tentang pentingnya mengobarkan karunia memberi adalah fakta pada hari penghakiman, dan pertanggungjawaban kita kepada Allah atas karunia-karunia dan talenta-talenta yang telah dipercayakan kepada masing-masing kita. Karena pada kenyataannya Allah telah menaburkan dan menginvestasikan karunia-karuniaNya ke dalam hidup kita, maka Dia pasti mengharapkan pengembalian (imbalan) atas investasiNya dan ketika anda berdiri di hadapan Allah maka anda harus memberikan pertanggungjawaban mengenai cara yang anda pergunakan dan hasil dari pekerjaan anda.

Jika setelah membaca halaman ini Allah berbicara kepada anda tentang karunia memberi maka melangkahlah dan memberi, dan memberi dengan dermawan, supaya anda tidak disebut orang bodoh yang malas pada hari penghakiman.
 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Korea Utara  

24,039,193 populasi. Penindasan dan penyiksaan ekstrim tidak diketahui banyak tentang gereja di negara ini.

© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish