5. Tuhan Memenuhi Semua Kebutuhan, Bukan Ketamakan!

Bacalah Bagian Alkitab Ini
1 Timotius 6:3-10

Hafalkanlah Ayat Ini
Yakobus 4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Diskusikanlah Hal Ini
Apakah lebih mudah bagi Tuhan meletakkan uang di tangan umatNya atau meminta umatNya melepaskan uang itu?

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Coba bedakan apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang menjadi kemewahan dalam hidup anda saat ini.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan dalam satu halaman mengapa setiap orang Kristen harus memenuhi kebutuhan mereka.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Kolose 1:12

 

Dalam Matius 12:25-28, Yesus menunjukkan dua Kerajaan yang ada dalam kenyataan rohani yang tidak kelihatan:- Kerajaan Iblis dan Kerajaan Allah. Mereka yang bukan orang Kristen berada dalam Kerajaan Iblis dan bekerja berdasarkan tirani sementara orang Kristen berada dalam Kerajaan Allah dan di bawah kasih dan perlindunganNya.

Apabila seseorang menjadi Kristen mereka secara rohani dipindahkan dari Kerajaan Iblis dan masuk ke dalam Kerajaan Allah dan menjadi warga dari Kerajaan baru ini, dan mereka berhak atas keistimewaan yang disediakan oleh Kerajaan itu. Sebagai contoh, Kolose 1:12-13 berkata, 

Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. 13Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;

Sebagai hasil kita masuk ke dalam Kerajaan Allah, kita pasti mendapat warisan keistimewaan dalam hal keuangan. Bagian terpanjang dan terpenting dari Alkitab sehubungan dengan uang adalah 2 Korintus Pasal 8 & 9, dan setiap orang yang ingin dipakai oleh Tuhan dalam bidang memberi harus menggunakan bacaan ini sebagai pedoman.

Berdasarkan bacaan ini kita dapat membuat suatu pernyataan mendasar –
TUHAN MEMBERI KEMAKMURAN KEPADA KITA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN-KEBUTUHAN KITA.

Tiga kutipan alkitab berikut menunjukkan bahwa sebagai umat Tuhan kita mempunyai hak percaya kepada Tuhan untuk memenuhi semua kebutuhan kita seperti seorang Bapa yang baik, dan kita tidak perlu takut menjadi miskin, atau kekuarang atau tidak terjamin.

2 Korintus 8:14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.

2 Korintus 9:8 ‘Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

2 Korintus 9:12 ‘Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

Lebih lanjut, dalam bacaan yang luar biasa tentang memberi, yaitu dalam Filipi 4:10-19 Paulus menyebutkan di ayat 16 bagaimana semua kebutuhannya disediakan oleh jemaat Filipi dan dia membalaskan dengan mengatakan dengan penuh keyakinan, ‘Dan Tuhanku akan memenuhi semua keperluanmu berdasarkan kekayaan kemulianNya dalam Kristus Yesus’.

Sangat disayangkan, banyak orang membaca ayat ini dengan cara salah dan berpikir bahwa ayat itu berkata Tuhan memenuhi ketamakan kita dan bukannya kebutuhan kita! Dengan menyerongkan ayat ini umat Tuhan mulai meminta mobil mewah dan rumah mewah dari Tuhan. Lihatlah ke dalam konteksnya, ayat ini berbicara tentang kebutuhan yang mendesak dan sesuatu yang menyenangkan, tetapi bukan yang boros atau mewah, gaya hidup tetapi jelas bukan memberikan kepada anda suatu cek kosong untuk diuangkan di Bank Surga.

Berdasarkan hal itu, pernyataan kedua yang dapat kita buat adalah,
TUHAN MEMBERI KEMAKMURAN KEPADA KITA UNTUK MENCUKUPI KEBUTUHAN KITA, BUKAN KEINGINAN EGO KITA.

Dengan sedih saya katakan bahwa bagian inilah yang telah menyebabkan banyak kehancuran dalam tubuh Kristus. Kekristenan Barat telah menunjukkan Kekristenan sebagai suatu cara cepat menjadi kaya.

Paulus memperingatkan Timotius tentang orang-orang seperti itu dalam 1 Timotius 6:3-5 dan mengatakan bahwa orang seperti itu mengajarkan dan mempromosikan doktrin palsu dan telah merampok kebenaran dengan pemikiran mereka dan membuat alasan bahwa kebaikan adalah alat untuk mendapatkan keuntungan keuangan.

Yakobus memberikan alasan mengapa doa-doa umat tidak mencapai tahta anugerah, yaitu karena doa-doa mereka adalah lebih kepada kesenangan dan bisnis senang-senang dan bukannya usaha untuk memenuhi kebutuhan. Yakobus 4:3 ‘Ketika kamu meminta atau berdoa, kamu tidak menerima, karena kamu meminta dengan motivasi yang salah, karena kamu akan menggunakan yang kamu minta itu untuk kesenangan kamu.’

Apakah Tuhan tidak mempunyai cukup orang Kristen yang memborbardir tahta anugerah dengan permintaan uang untuk membeli mobil mewah dan harta kekayaan pribadi lainnya dan bukannya permintaan uang untuk membantu para janda, yatim piatu dan orang-orang miskin yang kelaparan? 

Inilah rintangan di mana banyak orang jatuh ke dalam perangkap yang telah disampaikan Paulus kepada Timotius dalam 1 Timotius 6:9-10, yaitu pada saat mereka mengalami kemakmuran Tuhan, meraka bukannya hidup dengan gaya hidup mendasar dan memberikan kelebihan itu kepada pekerjaan Tuhan, tetapi semua kemakmuran dan kekayaan itu mereka gunakan untuk diri mereka sendiri, dan bukan untuk menolong mereka yang terhilang, orang miskin, para janda dan yatim piatu.

Bagi Tuhan untuk meletakkan uang di tangan umatNya adalah satu hal, dan hal lain bagi Dia untuk meminta mereka melepaskannya! Paulus berkata dalam 1 Timotius 6:8 bahwa kita perlu merasa cukup dengan makanan dan pakaian – bukankah ini yang menjadi masalah, bahwa sangat sedikit orang Kristen yang dapat berkata bahwa mereka sudah cukup dengan makanan dan pakaian dan menginvestasikan dengan senang hati kelebihannya di dalam pekerjaan Tuhan?

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Argentina
37,027,297 populasi, Gereja bertumbuh pesat. Sesudah menanamkan benih korupsi, kini mereka mulai menuai kekacauan ekonomi yang pahit

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English, Spanish