Daftar Pelajaran

Home Page
Membuat berita

Pemberitaan Injil
Sekolah Penginjilan
Sekolah Misi
Literatur gratis

Kepemimpinan
Sekolah Pemuridan
Sekolah Kepemimpinan
Sekolah Pertumbuhan Gereja
Buka Sekolah Anda Sendiri

Pelayanan Praktis
Bank bagi Kaum Miskin
Bisnis untuk Misi
Pesta bagi Kaum Miskin
Toko bagi Kaum Miskin

Memenuhi Kebutuhan
Forum Uang
Penggalangan Dana

Kerjasama
The DCI Trust

 

CARI
Semua halaman DCI

Jalin Hubungan
Siapa kami?
Hubungi kami
Dukung kami




The DCI Trust

Pusat Dukungan Dunia

Menjawab panggilan
kepada yang terhilang, terbuang dan terabaikan,
terbuka bagi semua.

Halaman dalam
16 bahasa

 
Sekolah Ekonomi Kerajaan

16. Berbagai Bentuk Berkat Allah

 



 

The DCI Logo
3,000 halaman gratis        

Bacalah Bagian Alkitab Ini

Ulangan 28:1-14

Hafalkanlah Ayat Ini

Galatia 6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Diskusikanlah Hal Ini

Dengan cara baraimana Allah memberkati kita.

Lakukanlah dalam Minggu Ini

Daftarkan semua cara-cara yang telah dipakai Tuhan untuk memberkati anda sejak menjadi seorang Kristen.

Tugas Tertulis untuk Diploma

Daftarkan semua manfaat-manfaat yang dijelaskan dalam Mazmur 103.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata

Mazmur 103:2

 

 

Setelah mengetahui bagaimana Alkitab menggambarkan ilustrasi tentang tabur tuai dan mengaplikasikannya kepada bagaimana orang Kristen seharusnya mengelola uang mereka, pertimbangan-pertimbangan akan diberikan dalam halaman-halaman berikut dalam hal memberi dan menerima (yaitu menabur dan menuai / waktu menabur dan menuai). Dua nats Alkitab di bawah ini adalah nats-nats Perjanjian Baru yang paling terkenal yang menerapkan ilustrasi tentang menabur dan menuai bagi keuangan seorang Kristen, dan konteks-nya sebagaimana dituliskan adalah bidang keuangan. Konsekuensinya, jika buku ini merujuk kepada hukum-hukum tabur tuai / memberi dan menerima / waktu menabur dan menuai, itu dilakukan berdasarkan pada Alkitab.

Galatia 6:7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

 

2 Korintus 9:6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Klarifikasi lebih lanjut tentang istilah-istilah sebagaimana diberikan ke dalam gagasan mengenai tabur tuai dalam konteks keuangan, perlu diterapkan dalam gagasan tentang menerima / menuai suatu panenan setelah sebelumnya memberi/menabur secara keuangan. Sayangnya, banyak orang berpikir bahwa jika mereka memberi beberapa rupiah saja melalui persembahan di gereja, mereka secara otomatis mengharapkan uang yang besar untuk diberikan kepada mereka dalam waktu dua bulan atau tidak lebih lama dari itu, atau jika tidak mereka akan menyimpulkan bahwa mereka telah ditipu untuk mengeluarkan uang mereka! Jelas bukan ini maksudnya, dan penjelasan berikut adalah beberapa kualifikasi tentang apa dimaksud dengan menabur/menuai dalam hal keuangan dan mengenai hukum tabur tuai supaya bekerja untuk kebaikan kita, sebagaimana disebutkan dalam kitab ini.

 

1) Allah mengutus penuai
Pada akhirnya Allahlah yang melepaskan berkat-berkat ke dalam hidup orang Kristen dan karena Dia tahu semua motivasi yang tersembunyi dan pikiran setiap orang, Dia sendiri yang menentukan apakah seseorang layak untuk menerima berkatNya.
 

2) Tuaian tidak dijamin
Sebagaimana diuraikan dalam sesi selanjutnya, adalah mungkin bagi kita untuk memberi secara keuangan namun tidak mendapat tuaian, karena memang tuaian tidak dijamin sehingga tidak secara otomatis kita mendapatkan balasan dari apa yang telah kita berikan. Hal-hal seperti kepengurusan yang buruk, kurangnya iman, ketidakjujuran dalam keuangan , motivasi yang salah dan sikap yang tidak bersyukur dapat juga merintangi atau menyebabkan kita kehilangan tuaian kita.
 

3) Waktu menuai
Tidak ada batasan waktu yang dapat kita harapkan untuk menerima tuaian atas apa yang telah kita tabur secara keuangan sebagaimana dikatakan Alkitab, 'Pada waktu yang tepat kita akan menuai jika kita tidak menyerah'. Sebagai contoh, jika seorang anak memberi sejak usia muda maka dapat terjadi bahwa aia akan menuai lebih banyak di kemudian hari dalam hidupnya, ketika ia meraih mimpinya mengenai pekerjaan yang Tuhan berikan kepadanya. Sekali lagi waktu tuaian ada di tangan Allah.

 

4) Bentuk tuaian
Tuaian dapat datang dalam berbagai bentuk dan keadaan, yang seringkali di luar dugaan kita, tidak selalu berbentuk uang tunai di tangan kita ataupun rekening bank kita. Sebagai contoh, tuaian dapat berupa promosi pekerjaan atau jabatan, peningkatan nilai rumah atau bidang tanah. Allah dapat mengirimkan pembeli untuk membeli sesuatu yang ingin dijual oleh anak-anakNya, atau pekerjaan baru yang lebih dekat ke rumah yang membuat semakin berkurang waktu dan biaya perjalanan, atau seseorang mendapatkan order besar dan mendapatkan bonus berupa sebuah mobil.
 

5) Metode tuaian
Tuaian tidak selalu menerima sesuatu yang baik dalam hidup kita, melainkan bisa juga mencegah sesuatu yang buruk terjadi. Sebagai contoh, seorang petani dapat menerima tuaian melalui berkat Allah atas hewan peliharaannya yang tidak diserang oleh suatu penyakit apapun sementara petani lain semua ternak peliharaannya diserang penyakit yang mematikan. Contoh seperti ini baru-baru ini menyerang ternak di Inggris berupa penyakit kuku dan mulut sapi.
 

6) Jumlah tuaian
Akhirnya, karena Alkitab tidak pernah membatasi Allah akan metode tuaian, tidak ada jaminan tentang jumlah tuaian juga Allah dapat memberikan ukuran yang berbeda atas tuaian untuk benih atau jumlah uang yang sama yang ditaburkan oleh dua orang yang berbeda, karena kita masing-masing mempunyai tingkatan yang berbeda dalam kepengurusan kita. Sebagai contoh, jika anda telah memberi 100 tunai, tidak serta merta anda dapat mengharapkan untuk memperoleh 200 tunai untuk diberikan kepada anda dalam 2 bulan yang akan datang, karena tidak ada dasar Alkitabiah untuk itu.

 

Jadi sebagaimana kita akan melihat lebih mendalam tentang menabur dan menuai ini maka kualifikasi di atas dapat menjadi pegangan dalam pikiran kita ketika diperlukan rujukan dalam pelajaran ini tentang tabur tuai, berkat-berkat, dan memperhatikan hukum-hukum tabur tuai bekerja untuk kebaikan kita. Karena Alkitab tidak memberikan janji-janji yang muluk-muluk atau jaminan tentang waktu, bentuk, metode, dan jumlah dari setiap pemberian keuangan, maka pelajaran inipun tidak. Perhatian pembaca ditarik sekali lagi ke nats-nats di atas dari Galatia 6:7 dan 2 Korintus 9:6 dan firman Tuhan Yesus dalam Kisah Para Rasul 20:35 yang berkata 'Adalah lebih diberkati memberi daripada menerima'. Jika seseorang mulai menjadi pemberi maka Alkitab tidak pernah berkata mereka dapat meminta atau mengharapkan tentang waktu, bentuk, metode atau jumlah berkat, karena Allah sendiri yang akan memutuskan apa yang terbaik untuk orang itu, dan adalah mungkin untuk kehilangan tuaian keuangan.
 

Sebagai contoh, Ayub 42:12 menunjukkan bahwa Ayub telah diberkati oleh Allah dengan unta-unta. Namun jika hari ini Allah ingin memberkati seseorang yang hidup di tengah kota New York, unta-unta bukanlah metode yang akan Dia pilih untuk memberkati orang itu. Ketika rujukan dibuat dalam buku ini untuk menerima tuaian keuangan, dan mengaktifkan hukum tabur tuai untuk kebaikan kita, setelah lebih dahulu memberi keuangan, dst, dst, itu dilakukan dengan 6 kualifikasi di atas dan dengan fakta bahwa berkat Allah dapat mengambil berbagai waktu, bentuk, metode dan jumlah. Daftar berikut adalah beberapa bentuk berkat Allah dalam Alkitab.

Zakaria 8:12 Benih, Anggur, Tanam-tanaman
Amsal 3:9 Anggur baru
Ulangan 28:1-14 anak-anak, ternak, hujan yang cukup membasahi tanah, semua pekerjaan tangan, 
Maleakhi 3:11 Mencegah serangan hama dari tanaman.
Keluaran 23:25 makanan, air, mencegah penyakit, umur panjang.
Imamat 26:4-5 buah-buahan, buah anggur.
Yoel 2:24 biji-bijian

 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa Bagi Bulgaria
8,225,045 populasi, mayoritas Kristen
tetapi 11.87% Muslim
Gereja-gereja dikacaukan oleh Komunisme,
keadaan gereja yang tidak bersatu dan saling serang
merintangi pertumbuhan gereja.
www.operationworld.org