3. Bertanya kepada Allah

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Yehezkiel 34.

Hafalkanlah Ayat Ini
Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara, Efesus 6:12.

Diskusikanlah Hal Ini
Hari ini akan menjadi lebih baik jika kita menggunakan waktu untuk berdoa dan mengerjakan apa yang baru saja kita pelajari.

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Pergunakanlah waktu-waktu khusus untuk berdoa baik secara pribadi maupun dalam kelompok, mendoakan kebutuhan rohani untuk kita sendiri supaya kita dapat menjadi saksi yang lebih baik bagi Tuhan Yesus.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskanlah satu doa tidak lebih dari dua halaman, doa syafaat menurut 1 Timotius 2:1-8 untuk semua tingkat penguasa dan untuk bangsa Anda.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Kisah para Rasul 26:28, 29

 

Kerumunan banyak orang

Pada suatu hari ketika saya pergi ke pasar saya harus menunggu di luar sebuah toko yang penuh dan sesak dengan pengunjung yang ingin membeli sesuatu dari toko itu. Saya hampir-hampir saja terinjak-injak oleh kerumunan orang banyak yang semuanya berjalan dengan tergesa-gesa. Mula-mula saya berpikir jelek tentang mereka sebab mereka terus mendorong-dorong saya dan berteriak-teriak, beberapa orang di antara mereka bahkan minum-minum, banyak pula yang merokok dan berbicara kotor.

Namun kemudian saya teringat ketika Tuhan Yesus melihat kerumunan banyak orang. Dia tidak marah kepada orang-orang itu, sebaliknya Dia memandang mereka dengan penuh belas kasihan, sebagai orang-orang yang tengah kebingungan dan memerlukan pertolongan. Tuhan Yesus merasa iba terhadap mereka dan meminta kepada murid-murid-Nya untuk berdoa meminta pengerja-pengerja supaya menolong orang-orang tersebut. Matius 9:35-38.

Domba-domba tanpa gembala

Saya bertobat atas ketidaksabaran saya dan mulai berdoa. Saya merasakan Allah berbicara kepada saya, mengatakan, "Kalau engkau benar-benar ingin menolong orang-orang ini, ketahuilah bahwa tidak ada usaha manusia yang akan diperhatikan oleh mereka. Hal paling baik yang perlu kaulakukan adalah datang mendekat kepada-Ku supaya Aku dapat merespon doa-doamu dan membawa orang-orang itu kepada-Ku.”

Doa-doa Alkitabiah yang menyelamatkan orang-orang terhilang

Mari pikirkan sejenak peristiwa ini, khususnya bila Anda mengenal benar Alkitab Anda. Di manakah Anda dapat menemukan contoh-contoh doa kepada Allah memohon pertolongan-Nya untuk menyelamatkan pribadi-pribadi seperti ibu, ayah, anak laki-laki dan anak perempuan, atasan, tetangga Anda dan selanjutnya?

Mengapa tidak?

Sebab Allah sudah menyatakan diri-Nya sepenuhnya mengambil komitmen untuk menyelamatkan orang-orang itu. Allah memiliki komitmen yang jauh lebih kuat daripada kita. Bagi Allah hal itu sudah diputuskan, dan keputusan itu berlaku untuk selama-lamanya.

Allah telah berjanji untuk meremukkan kepala ular, artinya menghancurkan otoritas Iblis. Kejadian 3:15.

Allah mengikatkan diri-Nya dalam ketetapan-ketetapan dan perjanjian-perjanjian untuk memberkati manusia. Kejadian 9:1-17, Kejadian pasal 15 dan 17, Keluaran 34:10.

Walaupun manusia berkali-kali melanggar janjinya sendiri, namun Allah dalam kasih dan belas kasihan-Nya berjanji untuk mengadakan Perjanjian Baru, Yeremia 31:31.

Dia berjanji kepada Abraham bahwa melalui dia dan oleh iman maka keluarga-keluarga di seluruh bumi akan diberkati, Kejadian 12:1-3. Allah memberikan kepada seluruh negeri, Israel, tugas untuk mengurus berkat-Nya di bumi. Keluaran 19:5, 6.

Dalam Yehezkiel 34:4, 12, 16, Bapa surgawi menunjukkan belas kasihan-Nya yang besar dengan menyatakan bahwa meskipun manusia gagal untuk peduli terhadap orang-orang yang terhilang, namun Allah secara Pribadi akan terus mencari yang terhilang, membalut yang terluka dan menguatkan yang lemah.

Allah telah mengutus Anak-Nya, Yesus untuk mencari dan menyelamatkan mereka yang terhilang. Lukas 19:10; 4:18.

Ketika Allah mengutus Roh Kudus, yang pertama Dia lakukan adalah memberitahukan manusia dari segala penjuru dunia mengenai hal-hal yang ajaib tentang Allah, dengan bahasa mereka masing-masing. Kisah Para Rasul 2:1-12.

Apakah Doa Alkitabiah yang paling baik?

Sekarang ketika kita tahu betapa sungguh-sungguhnya Allah dalam komitmen-Nya, maka dengan penuh semangat, penuh ketekunan, penuh kegigihan dan penuh keyakinan, kita dapat berdoa dalam nama Yesus, "Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah Kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Amin."

Bagaimanakah seharusnya kita berdoa?

Walaupun kita tahu bahwa Allah sedemikian berkomitmennya dalam mengusahakan orang-orang berdosa diselamatkan, kita masih perlu juga berdoa, dan berdoa sebanyak-banyaknya dengan penuh gairah, penuh semangat yang menyala-nyala dan dengan keteguhan hati. Bagaimana seharusnya kita berdoa?

Pertama, kita harus berdoa untuk diri kita sendiri

Berdoa supaya pikiran kita dibukakan kepada kenyataan akan keadaan yang terhilang. Wahyu 20:11.

Berdoa supaya kita diberikan belas kasihan terhadap jiwa-jiwa yang terhilang. Lukas 19:10.

Berdoa supaya semua pintu dibukakan oleh Allah. 1 Kor 16:9; 2 Kor 2:12, Kis 14:27, Kol 4:3, Wahyu 3:8.

Berdoa supaya kita diberi kepekaan akan bimbingan Allah. Kis 8:26 dan selanjutnya.

Berdoa supaya kita diberi hikmat Allah, sebab kesempatan itu mungkin datang tanpa kita duga. Yakobus 1:5

Berdoa supaya kita diberi keberanian. Efesus 6:19, Kis. 4:29.

Berdoa supaya kita diberi kebebasan, dan Roh Kudus bekerja meyakinkan orang-orang yang hendak Dia lawat. Kis. 1:8.

Berdoa untuk firman-Nya, Yesaya 59:21; Yeremia 1:9.

Berdoa supaya kita diberi kesadaran mentalitas untuk pertumbuhan dan tuaian; Matius 13:1-23; Yesaya 53:10, 11.

Kita harus selalu berdoa untuk jiwa-jiwa

Doa adalah ekspresi kasih. Doa yang terbaik adalah memahami keinginan hati Allah dan menyatakannya kembali kepada Allah dengan kata-kata. Paulus membimbing kita berdoa untuk orang lain dalam 1 Timotius 2:1-3.

"Mengenai aku, jauhlah dariku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus." 1 Samuel 12:23

Kita berdoa sebagai suatu peperangan rohani

Walaupun ilah zaman ini yaitu Iblis, telah membutakan pikiran orang-orang tidak percaya, namun doa-doa kita akan membuka mata yang tidak melihat itu dan menyelamatkan mereka dari kuasa Iblis supaya dosa-dosa mereka diampuni oleh Allah dan mereka bergabung kembali ke dalam keluarga-Nya. 2 Kor 4:4, Kis. 26:18.

Kita harus melakukan peperangan rohani melawan pekerjaan Iblis yang menahan manusia, uang dan barang-barangnya untuk menyebarluaskan Injil. Efesus 6:12.

Sebenarnya cengkeraman Iblis itu begitu kuatnya sehingga Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk berdoa kepada Allah memohon supaya pekerja-pekerja-Nya didorong maju dengan pesat dan laju masuk ke ladang tuaian. 2 Korintus 2:11; Matius 9:38

Doa-doa yang dijawab

Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa gereja mula-mula membaktikan diri mereka dalam doa dan Allah kemudian menambahkan orang-orang percaya setiap hari dengan jumlah yang bertambah-tambah. Sebab pemimpin-pemimpin mereka memandang doa dan firman Allah sebagai suatu perkara yang sangat penting, jumlah murid-murid baru bertambah dengan sangat cepat. Kis. 2:42, 47; 6:4-7.

Ingat, jika kita berdoa seturut kehendak Allah, maka jawaban-jawaban doa kita akan segera menghampiri kita. 1 Yohanes 5:14-15; Markus 11:24, Matius 18:19, Matius 7.7, Yeremia 33:3.

 

Rumah Doa untuk segala bangsa

Berdoalah untuk Aljazair

Operation World halaman 87 . 660.000 mati dalam perang saudara sekarang ini. 30.000.000 suku-bangsa Afrika Utara. 99.4% Muslim belum terjangkau. Perlawanan kuat terhadap Injil.

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English French German Spanish Portuguese, Brazil