12. Bisnis Kerajaan Allah

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Yesaya 35

Hafalkanlah Ayat Ini
Labanya dan upah sundalnya akan kudus bagi TUHAN, tidak akan ditahan atau disimpan, tetapi dengan labanya itu akan disediakan makanan yang cukup dan pakaian yang indah bagi orang-orang yang diam di hadapan TUHAN. Yesaya 23:18.

Diskusikanlah Hal Ini
Apakah Anda adalah pengusaha?

Apakah bisa Anda mendoakan dan memikirkan satu cara menjalankan usaha yang bisa menjadi alat untuk injil?

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Buatlah satu pertemuan para pengusaha dari sebanyak mungkin latar belakang gereja yang berbeda.

Buatlah presentasi yang baik dengan menggunakan musik, drama dan ceramah, dan ramah-tamah dikaitkan dengan pentingnya kerjasama antara bisnis dan misi.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tulislah kembali teologi usaha dalam Kerajaan Allah berdasarkan Lukas 19 dalam bahasa yang modern dan penerapan yang modern.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Yesaya 19, 21-25

Luangkan satu Menit untuk Mengubah Dunia:
Berdoa untuk Nigeria – populasi 101,000,000 terdiri dari 426 kelompok etnis. Banyak pengusaha yang berpergian ke seluruh dunia, 50% Kristen, 40% Muslim. Banyak terjadi konflik, penindasan dan korupsi

 

Kami sedang mengusahakan cara-cara yang wajar dan yang rohani dimana para pengusaha bisa berpartisipasi dalam tuaian akhir di ladang anggur Tuhan. Berikut adalah diantaranya – 

Jalur Baru Perdagangan yang Suci

Pernahkah Anda berpikir bahwa jalur perdagangan bisa ditebus untuk mendukung rencana Allah? Ingat bagaiamana di zaman dulu agama-agama besar termasuk Kristen tersebar lewat Jalan Sutra (Silk Road) dari Eropa ke China. Bagaimana dengan hal ini:  

Tenaga Kerja Filipina

Salah satu eksport terbesar dari negara Filipina adalah ribuan tenaga kerja yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan pelaut di luar negeri yang membawa pemasukan bagi keluarga dan negara mereka. Sering mereka bekerja di negara yang tertutup pada penginjilan, seperti Arab Saudi. Banyak orang Filipina mengenal Tuhan. Seandainya gereja mereka melatih dan mendoakan para tenaga kerja ini untuk menjadi misionaris, supaya lewat pekerjaan mereka Kristus dikenal. Dengan strategi sederhana ini tenaga misionaris sedunia bisa dilipatgandakan dalam semalam saja.

Pengusaha Atau Misionaris?

Beberapa pengusaha yang bekerja pada perusahaan penerbangan Air Afrique dan Air India adalah orang Kristen yang taat, tetapi apakah ada yang pernah berkata kepada mereka bahwa mereka bisa melaksanakan Amanat Agung sementara pada saat yang sama menghasilkan uang? Ini tidak beda dengan para evangelis dan pendeta yang memperoleh uang dengan menginjili, dan mengunjungi orang-orang yang tidak pernah ke gereja.

Orang-orang Nigeria di London

Alfred Williams adalah seorang evangelis dari Nigeria, akan tetapi ia datang ke London sebagai seorang pengusaha untuk mengimport jahe dan permainan dari negaranya. Keuntungan yang ia peroleh dipakai untuk menjangkau daerah-daerah rawan di London. Gereja-gereja baru bermunculan, dan tidak ada tekanan dalam hal keuangan. Tuhan menggunakan jalur perdaganagan untuk memberkati kota Anda.

Orang-orang Korea, Cina dan Libanon

Banyak misionaris Korea yang langsung mendatangi toko-toko milik orang Korea di banyak negara dan mulai melayani Yesus dari situ. Orang-orang Kristen Cina, Libanon, dan India ada di berbagai penjuru dunia. Seandainya gereja-gereja mereka mengajarkan mereka untuk menjadi misionaris dan mengijinkan para hamba Tuhan untuk mengadakan kebaktian di restoran, toko, dan hotel yang mereka kelola.

Pasukan yang Siap Melaksanakan Perintah

Ketika kita mendoakan hamba Tuhan biasanya kita langsung mengingat pendeta atau penginjil, namun bagaimana kalau kita juga mendoakan hamba Tuhan yang kebetulan adalah pengusaha, atau "pembuat tenda" (tentmakers) seperti Paulus?

Bisnis dan misi telah menjadi mitra yang tidak terpisahkan sejak zaman Jalur Perdagangan Sutra di masa lalu. Ingat bagaimana injil tersebar ke Afrika dan India lewat kapal-kapal dagang Inggris. Para pengusaha bisa dengan mudah dilibatkan dalam memuridkan segala bangsa. Banyak diantara mereka yang telah bertahun-tahun memiliki pengalaman lintas-budaya atau memiliki kemampuan menghasilkan uang untuk satu usaha misi yang baru.

Tiga Bentuk Usaha

Miguel Diez mengelola lebih dari 200 usaha kecil dalam misi di 31 negara berbahasa Spanyol. Ia mengajarkan bagaimana para pemimpin bisa menghasilkan uang di tanah tempat Tuhan mengirim mereka. Secara radikal ia mengatakan bahwa ada tiga macam usaha bisnis di dunia ini.  

Usaha yang Normal  

Usaha ini adalah untuk menghasilkan keuntungan bagi kepuasan diri dan kadang-kadang bagi kepentingan yang berdosa dari pemilik perusahaan atau para pemegang sahamnya.  

Bisnis Orang Kristen  

Bisnis jenis ini dimiliki oleh orang Kristen yang memberi 10% keuntungannya untuk gerejanya dan memberi persembahan persembahan lainnya, namun paling banyak keuntungannya adalah untuk kekuasaan pribadinya.  

Bisnis Kerajaan Allah  

Dalam jenis usaha ini yang menjadi partner senior adalah Tuhan. Setelah kebutuhan para staf dipenuhi, maka semua keuntungan yang tersisa diberikan untuk keperluan penginjilan atau untuk fakir-miskin di bumi ini.

Dasar Alkitab untuk Bisnis Kerajaan Allah

Dalam Lukas 19: 11-27 mengenai Tuhan Yesus, seorang raja memberi perintah yang harus dilakukan para pegawainya sebelum kedatanganya dari luar negeri. Setiap pegawainya diberi upah sebesar 3 bulan gaji, kira-kira 5 juta, dan ia berkata, "Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali." Ketika ia kembali ia ingin mengetahui apa yang terjadi dengan uang yang ia berikan. Satu pegawainya menggandakan uang 5 jutanya menjadi 50 juta, jadi 10 kali lipat! Apa komentar Raja?  

Ada yang berpendapat perdagangan adalah kegiatan duniawi dan perlu dihindari. Beberapa misionaris yang mengajarkan demikian, lupa bahwa kebanyakan dukungan yang mereka peroleh berasal dari para pengusaha di gereja mereka.

Namun Apa Komentar yang Diberi Raja?

Katanya, "Bagus, engkau hamba yang baik dan setia!" menurut raja itu, perdagangan itu baik dan menghasilkan keuntungan sepuluh kali lipat menyenangkannya. Kemudian raja itu memberi 10 kota kepada hambanya itu supaya ia bisa membawa kemakmuran dengan kemampuannya itu. Sedangkan hamba yang tidak melakukan apa-apa mendapat teguran keras dan kehilangan uang.

Satu Kisah Nyata

Pada tahun limapuluhan ada seorang misionaris di satu daerah miskin di Afrika yang mendorong beberapa orang pengusaha yang menjadi percaya supaya jangan menjadi pendeta namun tetap menjadi pengusaha bagi Yesus, dengan menghasilkan uang untuk keperluan injil dan bangunan untuk gereja-gereja baru.  

Ada yang mengatakan bahwa orang percaya tidak boleh lagi mencari keuntungan dan hampir semua orang menentang saran misionaris tersebut. Ia kembali ke rumahnya dengan kecewa. Hanya satu gereja yang mempertimbangkan apa yang ia katakan tersebut dan saran yang ia berikan itu. Seorang pengusaha memutuskan untuk tidak ke sekolah Alkitab, akan tetapi ia menjual apa yang ia punya dan pergi ke Ghana untuk membeli barang-barang murah untuk dijual kembali. Beberap tahun kemudian orang tersebut tetap menjadi orang percaya yang setia dan juga menjadi orang kedua terkaya di negara tersebut. Sekarang ini meskipun negara itu berada dalam kemiskinan, karena usaha dagang orang tersebut untuk Kristus maka gereja-gereja di wilayah tempat ia tinggal sudah memiliki bangunan-bangunan yang bagus, mobil,sekolah dan bahkan bisa mengutus misionaris ke luar negeri. Ketika ia menjadi tua, ia meninggal untuk bertemu dengan Bapa.

Sekarang karena sudah mengetahui tentang hal ini, maka Anda akan diberkati jika Anda melakukannya. Yohanes 13.17.

 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Pakistan

Nama Kelompok Bahasa Populasi
Bagri Bagri  
Balmiki    
Bater Bateri  
Deghwari Deghweri  
Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English French German Spanish Portuguese, Brazil