24. Persembahan-persembahan Dipertandingkan

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Kejadian 4:1-16

Hafalkanlah Ayat Ini
Kejadian 15:11 Ketika burung-burung buas hinggap pada daging binatang-binatang itu, maka Abram mengusirnya.

Diskusikanlah Hal Ini
Beberapa dusta Iblis dipakai untuk menghentikan orang-orang supaya jangan memberikan persembahan

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Tanyakan kepada Allah kejelasan tentang apa yang Dia kehendaki untuk anda persembahkan bagiNya.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan dalam satu halaman mengapa Allah dan si jahat sangat menginginkan persembahan kita.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Ibrani 11:4

 

Kita telah melihat sebelumnya bahwa persembahan-persembahan membawa kuasa rohani dan Allah secara tersurat tidak dapat menolak persembahan dan akan memberikan upah kepada mereka yang membawa persembahan bagiNya. Dalam dinamika rohani persembahan akan menarik bukan saja kuasa Allah tetapi juga membangkitkan penolakan yang kuat dari si jahat. Konsekuensinya adalah bahwa persembahan-persembahan diperebutkan atau dipertandingkan atau diserang oleh si jahat, sebab sebagaimana suatu persembahan dilepaskan dari tangan seseorang, maka berkat-berkat dilepaskan dari tangan Allah.

Antara waktu ketika Allah berbicara kepada seseorang tentang memberikan atau melakukan suatu persembahan, dan waktu ketika persembahan itu nyata dipersembahkan, maka terjadi di sana peperangan sengit yang dilepaskan melawan orang tersebut. Si jahat pasti menanamkan pada pemikiran orang itu suatu ketakutan atau keraguan dalam bentuk pencobaan demi mencegah orang itu memberikan persembahannya.

Di bawah ini ada empat contoh Alkitab dimana ketika persembahan dilakukan terjadi perlawanan dan penahanan oleh si jahat dan bagaimana si jahat menggunakan agen manusia (hamba atau wakilnya) yang telah tunduk kepadanya sebelumnya untuk melawan atau menyerang pemberian persembahan tersebut.

1. Kain dan Abel – Kejadian 4:1-16

Rujukan pertama tentang persembahan yang penting adalah persembahan yang dipersembahkan oleh Abel. (Dalam faktanya, persembahan ini begitu pentingnya sehingga Ibrani 11:4 menunjukkan bahwa ini adalah suatu tindakan besar dari iman dan Allah berkenan dan berbicara tentang kebaikan dari persembahannya ini. Sudah pasti bahwa itu akan menjadi berkat yang luar biasa pada hari penghakiman kepada siapa yang Allah berkenan dari persembahan keuangan mereka yang mereka persembahkan ketika masih hidup di bumi.)

Setelah melepaskan suatu persembahan bermutu seperti itu, si jahat berusaha untuk mencegah berkat mencapai Abel dan dia bekerja melalui Kain untuk membunuh Abel dan menghancurkan kuasa dari persembahannya itu. 1 Yohanes 3:12 secara jelas menyatakan bahwa Kain telah tunduk dan bahkan menjadi milik setan dan setan memakai Kain untuk menentang dan menyerang persembahan pertama sekali yang dipersembahkan bagi Allah.

Menarik untuk dicatat bahwa persembahan yang pertama kali dalam Alkitab membawa kepada pembunuhan yang pertama dalam Alkitab. Sebagaimana Allah tidak dapat menolak untuk memberikan penghargaan atau upah kepada suatu persembahan, demikian juga si jahat tidak dapat menolak untuk menyerang atau menggagalkan suatu persembahan.

2. Abram – Kejadian 15:1-20

Di sini, Allah meminta persembahan korban dari Abram yang akan merupakan suatu peristiwa yang membawa Allah berjalan melalui persembahan itu dan mengkonfirmasikan atau menegaskan firmanNya kepada Abram. Abram mempersiapkan persembahannya, tetapi, ayat 11 menyatakan bahwa burung buas pemangsa datang untuk mencuri persembahan itu dan Abram telah mengusirnya dan mendorong burung-burung itu untuk pergi. Dalam perumpamaan tentang penabur dalam Markus 4:4, Yesus mengumpakan kuasa kegelapan sebagai burung yang memakan dan mengambil firman Allah yang ditanamkan di dalam hati orang-orang.

Konsekuensinya adalah, apakah tidak masuk akal apabila menafsirkan bahwa persembahan Abram telah diserang bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara roh oleh si jahat dalam upaya mencegah Abram untuk memberikan persembahan? Abram menolak serangan itu dan melanjutkan memberikan persembahan – dan hal itu begitu menyenangkan hati Allah sehingga kemuliaan Allah benar-benar bekerja dan berjalan di antara persembahan-persembahan; Allah tidak dapat menolak suatu persembahan!

3. Maria – Yohanes 12:1-11

Sebagaimana Maria mempersiapkan untuk memberikan suatu persembahan yang sangat besar berupa minyak wangi yang sangat mahal kepada Yesus, dia juga mengalami bahwa persembahannya itu ditentang oleh si jahat yang memakai agen manusia. Agen si jahat yang berupa manusia itu adalah Yudas – yang tanpa diragukan lagi sudah tunduk kepada si jahat sebagaimana disebutkan dalam Yohanes 13:27 menunjukkan bahwa Setan amat sering masuk ke dalam dirinya dan memimpin dia untuk mengkhianati Yesus. Ketika Maria mempersembahkan suatu persembahan yang harum suara menghardik dan mengecam dari Yudas mencoba meniadakan arti dari persembahan itu, tetapi Tuhan Yesus sendiri menegurYudas dan membenarkan Maria dan persembahannya.

Faktanya, dalam nats yang sama di dalam Markus 14:9, Yesus berkata bahwa persembahan yang banyak ini akan dikabarkan di seluruh dunia untuk mengingat apa yang dilakukan oleh Maria tersebut. Hal yang sama adalah benar dan berlaku sekarang – jika seseorang mempersiapkan suatu persembahan yang besar kepada Yesus suara mengecam dari si jahat akan mencoba dan membujuknya untuk tidak melakukannya. Bagaimanapun, apabila seseorang mendapat celaan dari si jahat dan menantang mereka, tetapi tetap memberikan persembahan, seperti Maria, mereka akan dibenarkan oleh Yesus.

4. Ananias & Sapphira – Kisah Para Rasul 5:1-11

Persembahan terakhir yang ditentang oleh Setan adalah cerita mengharukan tentang Ananias dan Sapphira. Sayangnya, bukan hanya Ananias membawa persembahannya dan meletakkannya di kaki para Rasul, tetapi dia membawa kebohongan bersama persembahannya dan menahan sebagian uangnya. Lagi, Ananias yang telah tunduk kepada si jahat memaksa Petrus untuk menegur dia ketika ia berkata di ayat 3, "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?"

Sebelum kejadian itu Gereja telah bertumbuh dengan luar biasa dan mengalami peningkatan anggota dan keuangan. Karena si jahat begitu gigih menghancurkan pertumbuhan seperti ini dia langsung menyerang lewat persembahan karena dia melihat dinamika rohani untuk menyerangnya. Setan berhasil meracuni, mengkontaminasi dan menyusupi persembahan dari Ananias dan Sapphira, dan keduanya jatuh dan mati dan Gereja mula-mula menderita ketika terjadi serangan rohani besar dari kuasa kegelapan.

Jadi persembahan adalah suatu alat kuasa rohani yang dahsyat yang merupakan kepentingan mendalam secara langsung baik bagi Allah maupun si jahat. Kita telah melihat bahwa mereka yang mengabaikan tantangan dari si jahat dan dengan gigih memberikan persembahan mereka, mereka menerima berkat dari Allah – seperti Abram dan Maria. Kita juga telah melihat bahwa apabila si jahat berhasil melawan pemberian suatu persembahan itu berakibat pada kematian fisik – sebagaimana kita lihat dalam tiga kasus yaitu Abel, Ananias dan Sapphira.
 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Madagaskar
15,941,727 populasi, 47% Kristen. Gereja disusupi oleh penyembah berhala dan penyembahan nenek moyang. Kebutuhan besar atas sekolah pelatihan berdasarkan Alkitab.
© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish