49. Memberi Pertama Kali

Bacalah Bagian Alkitab Ini
Mazmur 23

Hafalkanlah Ayat Ini
Mazmur 27:13 Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Diskusikanlah Hal Ini
Berbagilah pengalaman tentang pertama kalinya anda memberi.

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Baca cerita tentang pengorbanan Ishak oleh Abraham di Kejadian 22.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan satu halaman tentang hambatan-hambatan yang menghalangi orang memberi.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
Kejadian 22:17

 

Seksi ini adalah bagian dari pasal yang diberi judul “Memberi di waktu sulit” yang akan membahas sesuatu yang selalu dipertanyakan orang sehubungan dengan memberi ketika kondisi keuangan yang sulit dan tidak menentu. Di sini kita akan membahas tentang memberi pertama kali, memberi ketika anda tidak melihat ada yang kembali dan akhirnya memberi ketika uang kurang. Tentunya hampir semua orang yang membaca seksi ini akan mengaitkannya ke dalam satu titik dalam kehidupan mereka.

Sementara banyak hal yang telah dibicarakan sebelumnya akan menjadi tantangan kuat, seksi-seksi berikut ini dimaksudkan untuk memahami kenyataan tentang situasi kesulitan keuangan yang mungkin sedang dijumpai dalam kehidupan banyak orang. Seksi pertama akan membicarakan tentang memberi untuk pertama kali. Mungkin setelah anda membaca sejauh ini, anda telah didorong untuk menjadi seorang pemberi dermawan – biarlah seksi ini mendorong anda untuk mengambil langkah pertama yang besar ini. 

Barangkali cara paling baik membujuk diri anda sendiri bahwa anda harus menjadi seorang pemberi adalah bertanya kepada diri sendiri – apakah anda secara jujur percaya bahwa Allah tidak menghendaki anda memberi uang anda untuk melihat orang-orang diselamatkan dari hukuman kekal dalam lautan api yang menyala-nyala di neraka, atau apakah anda mengalami bahwa Allah berbicara kepada anda tentang kebutuhan menjadi seorang pemberi? Kebanyakan orang Kristen mengakui bahwa Allah meminta mereka menjadi dermawan dalam kehidupan mereka, tetapi banyak orang Kristen memilih untuk menolak bahwa Allah telah berbicara kepada mereka. 

Sesungguhnya hal memberi bukanlah tentang emosi yang datang kepada anda yang membuat anda memberi, melainkan itu adalah suatu pilihan mudah antara menaati Allah atau tidak. Jika anda menaati Allah dalam keuangan anda, maka anda akan menjadikan Allah sebagai penasihat keuangan pribadi anda, dan bila anda memilih untuk tidak menaati apa yang dikatakan oleh Allah tentang perpuluhan, anda mengikat tangan Allah dan menutup mulutNya dan mencegah Dia dari memimpin anda dalam urusan keuangan Anda. 

Alasan kedua adalah bahwa dengan memberi anda akan mengaktifkan hukum tabur tuai untuk keuntungan anda dan sebagai hasil pemberian yang kecil akan membuka pintu mengalirnya harta dan berkat yang besar kepada kehidupan anda.

Allah mempunyai gelombang berkat-berkat bagi anak-anakNya, yang Dia ingin untuk dilepaskan kepada mereka, namun Dia tidak dapat melepaskannya sebelum anak-anakNya memainkan peran mereka sebagai penerima dari berkat-berkat itu. Begitu anda memutuskan menjadi seorang pemberi, anda memulai suatu posisi diri anda sebagai penerima terbaik dari Allah, dan gelombang itu akan kembali dan bukannya mengalir di sekitar anda tetapi berkat-berkat itu akan mengalir menuju Anda. 

Melihat dan mengalami berkat-berkat Allah dalam hidup anda lebih ditentukan oleh anda daripada Allah. Dia telah menetapkan untuk memberkati semua anak-anakNya – tetapi aliran berkat-berkat akan terhalang tanpa adanya pemberian (dan juga alasan lainnya). Sebagaimana anda memilih menjadi seorang pemberi dan melepaskan uang anda kepada Allah maka Dia akan membalasnya dengan melepaskan aliran berkat-berkatNya kepada anda. 

Lebih jauh tentang menjadi seorang pemberi adalah bahwa itu merupakan tanda kehidupan Kristen sebagaimana Allah telah memerintahkan semua anak-anakNya untuk melakukannya demi kemajuan dalam iman Kristen. Terdapat beberapa tandfa yang kita semua harus melewatinya sebagai pengalaman penting hidup kita dalam hubungan dengan Allah – beberapa contoh didaftarkan di bawah ini. Akan diperlihatkan bahwa begitu kita mengalami kepenuhan Roh Kudus yang mengubahkan hidup kita, kita akan dipimpin ke dalam berkat untuk memberi.  

  • Keselamatan
  • Baptisan Air
  • Baptisan Roh Kudus
  • Berbicara dalam bahasa lidah
  • Rupa-rupa Karunia Roh
  • Perpuluhan

Ketika mulai menjadi seorang pemberi, sudah pasti akan muncul kekhawatiran akan situasi keuangan dan masa depan, bukannya kelapangan hati untuk mengembalikan uang kepada Allah, mereka dilumpuhkan dengan ketakutan dan sikap menahan. Allah bukannya tidak peduli dengan kemanusiaan kita, ketakutan dan perhatian kita. Mazmur 139:2 berkata bahwa dia mengetahui pemikiran kita dari jauh.

Menjadi seorang pemberi dermawan adalah satu langkah iman yang besar dan bagi seseorang untuk melepaskan uangnya kepada Allah ketika kondisi hidupnya mengharuskannya untuk mengendalikan setiap rupiah dengan ketat merupakan suatu keputusan besar. 

Banyak suara akan datang menentang anda ketika anda memutuskan untuk menaati Allah dengan menjadi seorang pemberi, yaitu suara dari diri anda sendiri, suara si jahat dan suara dari dunia. Semuanya akan bercerita kepada anda supaya jangan membiarkan satu senpun uang anda hilang. Namun di tengah pemikiran kegelapan ini, suara-suara menentang ini, suara meyakinkan dari Roh Kudus akan terus-menerus mendorong anda untuk menjadi seorang pemberi. 

Apakah kita tidak mau tinggal tenang dalam kasih Allah yang telah disediakan untuk kita, dan kebaikan Allah, dan keyakinan bahwa Dia mengawasi setiap kehidupan kita sehingga rencanaNya yang baik untuk hidup kita akan dapat kita alami? Jika anda takut menjadi seorang pemberi, maka anda tidak terpengaruh oleh kasih Alah dan anda lebih percaya bahwa Allah akan menenggelamkan anda daripada memberkati anda. Sama seperti anda menghormati Allah dengan uang anda, maka Allah pun akan menghormati anda dengan uangNya karena Allah tidak pernah berutang! Ketika anda bersiap menjadi seorang pemberi, mengapa tidak percaya saja kepadaNya? 

Hukum menerima dan memberi dan menabur dan menuai adalah untuk kepentingan kita – kebaikan dan berkat-berkat Allah dibungkus dan diatur oleh hukum ini. Ketika anda meyakini bahwa berkat-berkat menanti anda, maka anda bersedia memberi supaya anda dapat menikmati pelepasan aliran ilahi dari berkat-berkat ini dalam kehidupan anda. 

Percayalah, tinggal tenang dan percayakanlah kepada kebaikan Allah, dan bergabunglah dengan kayakinan Daud dalam Mazmur 27: 13 bahwa,

Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi India

1,013,661,777 populasi, 2.4% Kristen. Allah telah menggoncangkan sistem kasta yang berlaku, Gereja perlu dipersiapkan untuk menuai.

© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish