63. Mempercepat atau Memperlambat Kedatangan Yesus

Bacalah Bagian Alkitab Ini
1 Tesalonika 1:9-10

Hafalkanlah Ayat Ini
‘Betapa suci dan salehnya kamu harus hidup, yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah’ 2 Petrus 3:12

Diskusikanlah Hal Ini
Apakah kita menantikan kedatangan Yesus atau Dia yang menantikan kita.

Lakukanlah dalam Minggu Ini
Berdoa bagi pemimpin gereja anda sehingga gereja anda dapat melakukan peran dalam mempercepat kedatangan Tuhan Yesus.

Tugas Tertulis untuk Diploma
Tuliskan satu halaman apa yang harus kita lakukan untuk mempercepat kedatangan Yesus.

Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata
2 Timotius 4:8

 

Tidak kurang dari 9 tempat terpisah di Alkitab merujuk kepada fakta bahwa orang Kristen harus memandang kepada dan bekerja menuju kedatangan kedua Yesus ke bumi. Nats Alkitab ini telah didaftarkan dalam seksi sebelumnya. Secara khusus dari banyaknya nats alkitab, satu dari mereka memberikan satu pandangan yang sangat penting tentang kedatangan Yesus yang kedua.

2 Petrus 3:12 ‘yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya.

Jelas bahwa tubuh Kristus dan setiap individu Kristen dapat mempengaruhi waktu kedatangan Yesus ke bumi. Karena nats di atas menunjukkan bahwa kita dapat mendorong dan mempercepat kedatangan Yesus ke bumi, maka kebalikannya juga benar – kita dapat menghalangi dan menundanya. Rencana ilahi Allah diikat ke dalam gereja dan aktivitasnya di bumi, dan aktivitas gereja dibatasi dengan sejauh mana gereja memilih untuk bekerja dalam rencana itu.

Karena Alkitab menegaskan kebenaran ini bahwa tubuh Kristus dapat membantu atau menghalangi kedatangan Yesus, bagaimana kita sebagai orang Kristen mengindentifikasikan diri kita bahwa kita telah melakukan peran kita? Telah dijelaskan bahwa Amanat Agung harus diselesaikan barulah Yesus datang, dan setiap kita mempunyai peran sendiri untuk dimainkan dan diselesaikan dalam Amanat Agung, itu akan membawa kita kepada satu kesimpulan logis. Mereka yang setia menyelesaikan urusan mereka dalam Amanat Agung akan mempermudah, memampukan dan mempercepat datangnya Yesus ke bumi, dan mereka yang tidak peduli dengan perannya akan menghalangi dan mencegah kembalinya Tuhan.

Sebagai contoh khusus mari kita pertimbangkan mereka yang dipanggil untuk melayani sebagai pengutus dan menginvestasikan uang mereka untuk mendukung misionaris dalam menginjili dan menyebarkan firman Allah. Jika kita tidak memberi dan malah menahan uang yang seharusnya berdasarkan perintah Tuhan dilepaskan ke dalam pekerjaan misi, jalan masuk mereka ke ladang misi menjadi tertunda. Selanjutnya penundaan ke ladang misi akan membawa kepada tidak terjangkaunya kelompok orang yang belum mendengar Injil, dan dengan sendirinya membawa kepada penundaan kedatangan Yesus ke bumi. Jika anda mengetahui bahwa anda dipanggil untuk melayani sebagai pengutus, jangan menahan uang anda dan menghalangi Yesus kembali.

Apakah Allah meminta terlalu banyak ketika Dia meminta anda memberikan uang anda, ketika Dia meminta anda untuk berbagi dengan Dia apa yang telah Dia berikan kepada anda, supaya mereka yang masih dalam kegelapan dapat mendengarkan Injil Keselamatan? Apalah artinya memberi uang jika dibandingkan dengan memberi hidup? Jika seorang martir memberikan segala yang ia miliki, apakah kita tidak dapat memberikan setidaknya sesuatu, dan melakukan bagian kita dalam penginjilan dunia? Oswold J Smith – A Passion for Souls

Akan dibahas lebih lanjut bahwa ada cara lain bahwa mereka yang terpanggil melayani sebagai pengutus dapat menghalangi kedatangan yesus selain daripada menolak memberi uang mereka. Salah satunya adalah ketika uang yang seharusnya diberikan secara khusus bagi misi luar negeri ternyata diberikan bagi misi di dalam negeri. Panggilan Kristus adalah membawa injil kepada mereka yang belum pernah mendengarnya, mengapa menginvestasikan uang anda untuk membawa injil ke masyarakat setemapt yang telah mendengar injil sebelumnya, sedangkan masih jutaan orang di sana yang belum pernah mendengarnya dan membutuhkan misionaris untuk diutus kepada mereka?

‘Jika penginjilan dunia datang pertama, maka kita harus berkonsentrasi pada memberi kepada misi dan membiarkan yang lain yang tidak mempunyai visi, memberikan kontribusi yang lainnya. Akan selalu banyak pekerjaan rumah, akan selalu ada mereka yang mengerjakan pekerjaan rumah lebih dahulu. Banyak obyek yang layak di sini di dalam negeri yang perlu diperhatikan, karena hanya sebagian kecil yang akan tertarik dengan panggilan utama gereja…. biarkan mereka yang tidak punya visi, mereka yang tidak tahu Program Allah, biarkan mereka memberi kepada banyak permasalahan di sini di dalam negeri, tetapi biarkan kita yang mendengarkan panggilan Allah, biarkan kita menjadi yag pertama ke Wilayah Seberang. Mari kita meletakkan uang kita ke dalam satu dan hanya satu hal, yaitu untuk menjangkau sisa yang belum terjangkau dan belum mendengar tentang Injil Yesus Kristus.

Ada banyak orang tanpa visi, yang bergerak berdasarkan permintaan dan memberi sedikit di sini dan sedikit di sana, dan menghasilkan sedikit saja, meletakkan semua pemberian mereka untuk menginjili kembali negeri mereka. Namun ada orang-orang yang dapat memiliki sukacita yang tak terkatakan dengan memberikan dukungan kepada lima puluh atau seratus misionaris dalam merintis pelayanan di tempat yang baru’ Oswald J Smith – A Passion for Souls

Barangkali anda telah memberi dengan setia kepada pekerjaan dalam gereja lokal anda dan tanpa ragu telah menggunakan uang anda untuk melihat jiwa-jiwa diselamatkan di wilayah anda – tetapi apa yang telah anda lakukan kepada mereka di luar wilayah anda dan belum pernah mendengar Injil? Dalam waktu singkat yang masih tertinggal ini mengapa anda tidak menargetkan secara khusus pemberian anda bukan lagi bagi mereka yang telah mendengar Injil, melainkan anda menginvestasikan tugas terbesar sekarang ini untuk menjangkau yang belum terjangkau. 
 

Tutuplah dengan doa untuk kelompok orang yang belum terjangkau 

Berdoa bagi Lebanon

3,281,787 populasi, 31% Kristen. Basis bagi Geerja untuk menjangkau Timur Tengah, gereja lemah karena emigrasi

© www.operationworld.org

Social Share Toolbar

Juga tersedia dalam: English Spanish