Home Page
Membuat berita

Pemberitaan Injil
Sekolah Penginjilan
Sekolah Misi
Literatur gratis

Kepemimpinan
Sekolah Pemuridan
Sekolah Kepemimpinan
Sekolah Pertumbuhan Gereja
Buka Sekolah Anda Sendiri

Pelayanan Praktis
Bank bagi Kaum Miskin
Bisnis untuk Misi
Pesta bagi Kaum Miskin
Toko bagi Kaum Miskin

Memenuhi Kebutuhan
Forum Uang
Penggalangan Dana

Kerjasama
The DCI Trust



Jalin Hubungan
Siapa kami?
Hubungi kami
Dukung kami







The DCI Trust

Pusat Dukungan Dunia

Menjawab
panggilan kepada yang terhilang, terbuang dan terabaikan,
terbuka bagi semua.

Halaman dalam
16 bahasa
 
Pesta Natal Dunia Kami
Anda ingin bergabung?


2,000 halaman gratis

Bayangkanlah . .

Anda adalah seorang janda karena suami Anda meninggal akibat AIDS, sekarang Anda pun terjangkit HIV dan desa serta keluarga Anda telah menolak Anda. Atau Anda adalah seorang anak yatim piatu karena ibu dan bapak Anda telah mati akibat AIDS, dan Anda merupakan anak tertua yang harus menanggung penghidupan adik-adik Anda sendirian. Anda melihat keluarga Anda dibantai dalam suatu serangan kaum pemberontak, rumah Anda dibakar dan Anda hidup di sebuah kamp tanpa fasilitas sama sekali. Anda adalah seorang anak yang hidup di jalanan makan apa saja dari tong sampah, yang dibuang orang.

Kemudian seseorang menepuk pundak Anda, tersenyum dan memberikan Anda selembar kertas undangan sederhana. Ia berkata, “Datang ya ke tempat ini minggu depan. Saya akan menjemput Anda.”

Ketika Anda sampai di sana, orang-orang duduk, bernyanyi untuk Anda, berbicara dengan Anda, melayani Anda seolah-olah Anda berada di restoran mahal, menyajikan Anda makanan dan minuman yang lezat. Mereka menjelaskan kepada Anda apa yang terjadi di hari Natal dahulu kala, dan bagaimana Yesus ini hidup, mati dan bangkit kembali dan akan memberikan harapan kepada Anda hari ini. Anda pulang dengan membawa obat-obatan, atau buku sekolah, atau jaring nyamuk, atau benih atau alat kerja untuk menghasilkan uang.

Anda hidup di negara Malawi yang diserang kelaparan dan AIDS, atau di kamp-kamp pengungsi di Uganda utara atau di sebuah koloni kusta bersama 325 orang lain di India, dan Anda baru saja menghadiri pesta Natal kami, satu-satunya pesta yang pernah Anda hadiri.

Tiga tahun yang lalu Tuhan berbicara kepada kami melalui Lukas 14,

"Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. [Ini adalah yang biasa dilakukan orang-orang, kami pun dulu melakukannya, namun sekarang tidak lagi]. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta… Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.”

Yesus

Anda pun dapat melakukan hal yang sama dengan kami melalui Pesta Natal ini. Memberkati orang miskin, orang timpang, korban AIDS dan sebagainya, orang yang lumpuh karena kecelakaan atau karena ganasnya kehidupan, orang yang buta, baik secara harfiah maupun secara rohani. Anda akan menemukan mereka di jalan-jalan, lembah-lembah dan di semak-semak, bukan di dalam gereja. Orang-orang yang tidak berdaya dan putus asa, tanpa seorang pun yang memerhatikan mereka, kecuali Kristus. Anda dapat melayani mereka seolah-olah Anda melayani Kristus sendiri [Matius 25:35], dan memberikan kepada mereka hari yang tidak akan pernah mereka lupakan. Yakinlah—Anda akan merasakan senyuman Allah dan bukannya senyuman pemilik toko yang biasanya paling diuntungkan di setiap musim Natal.

Lalu kita pun dapat memberi ucapan Selamat Natal dengan sukacita.

Les, Pilar dan Lizzie
Hubungi Kami


 1985 -2007





Desember 2006

Pesta bagi Kaum Miskin di Uganda



Kami menyambut orang-orang dengan berbagai macam penyakit dan kelemahan, yang timpang, yang lumpuh, yang buta, yang tuli, AIDS, orang gila dan sebagainya, semuanya berjumlah 774 orang. Orang-orang datang dengan membawa mereka yang sakit dan lumpuh menggunakan sepeda dan berbagai kendaraan lain, ada yang membawa orang-orang sakit langsung dari rumah sakit. Kami menyediakan makanan, minuman dan hadiah berupa pakaian dan barang-barang untuk keperluan sekolah bagi anak-anak. Bahkan orang timpang pun menari dengan tangan mereka memuji Allah kita yang telah membuat segalanya mungkin bagi mereka. Kami mendengarkan pesan Natal dan 80 orang menerima Kristus. Sesudah pesta itu, jalan-jalan penuh dengan orang-orang yang menyanyi memuji Allah. Begitu banyak orang miskin tanpa gembala, mereka dibawa dan diantar pulang kembali setelah pesta. Tidak banyak pastor memiliki hait untuk kaum miskin dan melihat mereka sebagai suatu tanggung jawab. Salah satu gereja malah mengusir orang-orang yang tidur di pekarangan gereja mereka, tanpa tahu ke mana harus pergi. Mungkin kita dapat membuka sebuah center bagi kaum miskin di Lira?

George Purkweri, Pastor bagi kaum Poor, Lira, Uganda


Di Indonesia Kami Masih Mengadakan Pesta Natal  . .




Kami masih mengunjungi 90 keluarga miskin dengan hadiah Natal gratis berupa beras, gula, minyak goreng, kecap, ikan, garam, susu dan Injil. Pesta berlangsung sungguh indah dengan 400 orang yang datang, tua dan muda, dan juga 140 anak-anak merayakan kelahiran Kristus dengan lagu, tarian, doa, makan dan minum, booklet Injil, hadiah-hadiah, CD dan pakaian. Sekitar 50 orang menerima Kristus sebagai Juruselamat mereka, beberapa orang mendapatkan kesembuhan dari berbagai penyakit dan dilepaskan dari kuasa setan, dan yang lainnya memperbaharui komitmen mereka kepada Kristus. Kami memberkati pendeta-pendeta dengan hadiah dan kami berdoa bagi tuaian. Kami mengadakan panggung boneka, membagikan cerita Injil dan pesta kebun. Hidangan berupa daging kelelawar, daging sapi, bebek, ikan dan kelapa. Mereka semua makan sampai kenyang, bahkan masih tersisa banyak. Di dalam pertemuan yang lain, 18 orang muda menyerahkan hidup kepada Tuhan. Pesta Natal kali ini adalah yang paling mewah yang pernah saya lihat.

Yoppi Margianto, Indonesia



Pesta Natal yang Sungguh Indah di Malawi



Meskipun hari hujan, orang-orang tetap datang. Kami mengadakan acara dengan musik, tarian dan berbagai pertunjukan. Saya memberikan hadiah berupa pakaian, buku dan benih. Semua dari 400 orang berkumpul di dalam tenda yang kami buat di samping rumah kami. Semoga Tuhan memberkati Anda dan semua orang yang telah memberi, sehingga kami mampu melihat beberapa wajah yang penuh sukacita kali ini, sebab tanpa pesta ini mungkin mereka sama sekali tidak memiliki alasan untuk berbahagia. Saya  berharap kami dapat segera mengirimkan foto untuk Anda.

Pastor Moses, Luinga, Mzuzu, Malawi.


Dari Chiang Mai, Thailand

Silakan klik link di bawah ini untuk melihat foto dan membaca kisah-kisah mereka.


Pesan Natal untuk 200 orang dari suku Karen
Pesta Natal untuk 100 pasien sakit mental yang parah
Natal bersama 200 pengungsi Shan yang mengalami kekerasan di Burma
Pesta untuk 300 orang Shan yang miskin
Natal di desa yang dipenuhi penyembahan berhala
Natal di rumah sakit bagi kaum miskin dan terabaikan

Orang-orang ini berasal dari berbagai suku dan kebanyakan belum mengenal Tuhan Yesus. Mereka mengidap berbagai penyakit dan menderita berbagai macam kecelakaan yang melebihi apa yang Anda dapat bayangkan. Banyak orang pernah mengalami siksaan, khususnya para pengungsi dari Burma. Natal ini sungguh membawa sukacita dan harapan bagi mereka.

Dari Gareth Lavell, teman kita di Thailand
www.rejoicecharity.com

 

Natal di Papua, suatu pesta untuk dikenang . . .
Kami membawa 153 orang dari suku pedalaman dengan 30 anak-anak menggunakan bus sewaan milik pemerintah, ke gedung pemerintah yang mewah, tidak di bawah pohon karena kami ingin memberikan yang terbaik bagi mereka. Juga tidak ada lagi yang menari bertelanjang dada, karena bagi mereka yang tidak punya pakaian kami memberikannya. 50 orang lahir baru, dan 103 orang memperbaharui komitmen mereka kepada Kristus dan menunjukkan sukacita mereka sesudah     menyembah Tuhan. Kami mengirimkan ucapan terima kasih yang berlimpah untuk Anda semua.

Adri and Sunni



Sungguh Luar Biasa Kalau Anda Mengadakan Pesta Natal bagi Kaum Miskin seperti Ini
Dibutuhkan hati yang besar untuk melakukannya. Jika Anda melihat pohon Natal, lampu-lampu berkedap-kedip, jika Anda mendengar bunyi lonceng, saya yakin Tuhan sedang berkata kepada Anda, “Terima kasih.” Salam dan doa dari saya.




Philippe Saadé, Elboeuf, France.

§ Pemikiran yang sungguh indah, namun merupakan kehormatan bagi kami untuk berterima kasih kepada Yesus menurut Matius 24, dengan melakukan suatu cara yang praktis yang dapat kami lakukan, dengan memberkati orang miskin, hanya sedikit saja dari apa yang telah dilakukan Yesus. Ia meminta kita untuk melakukannya terus, tidak setiap tahun, tetapi setiap hari.
Les dan Pilar



Desember 2005

§ Dear Les, Salam dari Malawi . . .
Mungkin saya memerlukan dua kali lipat dari apa yang saya minta, karena jumlah orang akan berlipat ganda oleh sebab kelaparan di tempat ini. Orang-orang miskin tidak akan percaya bahwa mereka akan mendapatkan makanan secara gratis. Saya pernah mengunjungi sebuah keluarga dengan tujuh orang anak, semuanya telah menjadi yatim piatu, karena orangtua mereka meninggal akibat AIDS, dan mereka sama sekali tidak memiliki apa-apa untuk dimakan. Saya mengenalkan mereka semua kepada Yesus  yang mampu menyediakan semuanya. Tiga orang menyerahkan hidup kepada Yesus dan saya mengundang semuanya ke pesta.

Pastor Musa, Mzuzu


Ada janda, anak yatim, penderita AIDAS dan orang buta jasmani rohani.

Orang-orang yang termiskin di sini selalu harus mati di dalam kemiskinan mereka, baik di kamp karena kondisi yang tidak berdaya, maupun karena AIDS, lumpuh, buta, dan cacat lainnya. Ada anak-anak di sini yang hidup mengembara di jalan-jalan, makan dari tempat sampah. Saya berencana melayani orang-orang termiskin ini dengan kasih dan perhatian dari Allah, dengan memberikan kepada mereka satu hari untuk diingat, dengan gaya Afrika, dengan makanan dan minuman yang baik, musik, film atau drama, dan penjelasan tentang Hari Natal, serta doa bagi yang sakit dan tanpa harapan. Kemudian mengantar mereka pulang dalam keadaan diberkat dan membawa hadiah yang bermanfaat.

George Purkweri, Lira, Uganda
 

Pesta Natal kami bersama kaum miskin
Kami mengadakan acara Natal yang sangat sukses, dengan 230 orang dan bahkan dihadiri anggota Dewan yang sangat bergairah akan kasih Kristus dan tertantang, sehingga ia menerima Kristus pada waktu ia melihat perbuatan-Nya yang besar di situ. Sedikitnya sepuluh orang menyerahkan diri kepada Kristus sesudah drama, musik dan pujian. Kami membangun tenda di dekat rumah saya dan memberikan hadiah bagi kaum miskin. Kami makan bersama dan Anda dapat melihat kebahagiaan di wajah orang-orang karena apa yang sudah Tuhan lakukan.
Moses Atte, Mzuzu District, misionaris dari Kenya.

 

Hari ini 29 Desember 2005 kami mengadakan program spesial bagi penderita kusta.

 

Kami memberi makan dan pakaian kepada 370 penderita kusta di koloni mereka. Sebagaimana tahun lalu juga Allah memampukan kami untuk membagikan kasih Allah dan Injil Yesus kepada orang-orang yang tidak diinginkan ini. Banyak dari mereka yang renta telah meninggal, namun jumlah mereka terus bertambah. Mereka yang mati telah mendengar tentang Yesus dan mengasihi Yesus serta meninggal dalam damai. Kami bersyukur kepada Allah yang telah membuka pintu di dalam koloni ini untuk membagikan tentang Kristus. Pastor Johnson akan melanjutkan pekerjaan ini dan akan terus memberi mereka makanan bila pergi ke sana, untuk menemui mereka sedikitnya sekali sebulan.



Pastor Daniel, Kerala.
http://www.voiceofgospel.com

 

December 2004

 Natal di Uganda di luar rencana kami . .
Allah memberkati kami dalam perayaan Anak-Nya Yesus. Kami merayakannya bersama 300 orang yang miskin, lumpuh, buta, dan kusta. Orang-orang dengan cacat bawaan dan tubuh yang bengkak, yang cacat mental, timpang, tuli, ayan, penderita AIDS, janda dan yatim piatu. Teman-teman kami menawarkan kendaraan untuk mengangkut orang-orang ini dari kamp-kamp pengungsi ke rumah saya tempat kami mengadakan pesta. Kami hidangkan Coca Cola dan memasak daging banteng untuk menunjukkan kasih Allah kepada orang-orang yang terabaikan ini. Orang-orang ini pulang dengan memuji Allah dan seluruh kota terkejut melihat orang-orang miskin ini bersukacita dan memuji Allah di dalam kendaraan mereka. Salah seorang wartawan berkata, “Inilah agama yang benar.” Hal ini menjadi pelajaran bagi para pemimpin sipil dan orang-orang kaya yang memiliki segalanya, namun pelit terhadap kekayaan mereka, dan suatu tantangan besar bagi pemimpin-pemimpin rohani di Lira. Salah seorang pemimpin gereja melihat dan akhirnya pergi ke lima kamp pengungsi untuk memberkati 150 anak yatim dengan buku-buku, pena, sabun dan piring untuk masing-masing anak. Terima kasih untuk berkat yang besar ini bagi Uganda.
Pastor George Purkweri, Lira, Uganda.


Allah melawat 200 anak jalanan . .

Lihat semua foto

Mereka menikmati hidangan daging panggang dan salad kentang Argentina. Mereka makan sampai kenyang. Biasanya mereka makan di warung pinggir jalan, dan makanan yang mereka makan kali ini bagi mereka adalah mujizat. Kebahagiaan di wajah mereka sungguh tidak terbayangkan, dan meskipun hari sangat panas, kami melakukan semua yang telah kami rencanakan bagi mereka. Di akhir acara berisi musik, drama dan kisah Yesus, kami mengadakan doa bersama untuk mengucap syukur kepada Allah. Kemudian kami membagikan pakaian kepada anak-anak, dan mereka sangat senang, karena selama ini orangtua mereka tidak pernah dapat membelikan apa-apa untuk mereka, bahkan kebutuhan mereka yang mendasar.
Mariela Ruiz, Buenos Aires, Argentina.


Mengejutkan, 350 orang dari desa Hindu bertobat!

Jai Yeshu, Jai Yeshu (Puji Yesus) adalah lagu yang manis yang dinyanyikan oleh orang-orang miskin, lumpuh dan buta dengan penuh sukacita. Pendeta memberikan pesan Natal singkat dan banyak orang mengakui bahwa itu adalah pertama kalinya mereka mendengar Injil. Di Altar call, semua orang menerima Yesus ke dalam hati mereka. Dan kami sangat terkejut melihat mereka datang kembali di hari Minggu! Dengan penuh sukacita gereja kami memberi mereka makan. Salah seorang berkata, “Saya belum pernah merasakan kasih sebesar ini di sepanjang hidup saya.” Kami juga memberikan selimut kepada mereka. Anda telah mengubahkan banyak airmata kesedihan menjadi sukacita. Anda telah memberikan pengaruh yang sangat besar di dalam kehidupan orang-orang miskin di sini. 
John Joseph, Central India.
http://www.hmcindia.org/

 

Natal di Burkina Faso sungguh luar biasa . .
Kami mengadakan acara Natal ini yang disponsori oleh DCI, dengan memberikan makanan spesial bagi orang-orang di Burkina Faso. Ada janda, orang buta, tuli, cacat, dan orang-orang sakit lainnya. Mereka bertepuk tangan dan bersukaria di dalam Tuhan. Para malaikat pastilah ikut bergabung bersama kami.
Marie Therese Lannuzel, Croydon, UK.

Perayaan Natal kami bersama setiap orang yang tidak berdaya, merupakan pertama kali yang pernah diadakan di sini. Beberapa pendeta dan anggota majelis Sidang Jemaat Allah datang untuk belajar dan mereka mendapat jamahan Tuhan. Ada orang-orang buta dan tuli, lumpuh, yatim piatu dan orang-orang yang sangat miskin.
Pasteur William Ouedraogo, Ouagadougou, Burkina Faso.

 

Desember 2003
Uganda




"Luar biasa, baik sekali, bersejarah" kata seorang ketua dari perkumpulan penyandang cacat di Lira dan seorang Anggota Parlemen berkata, “Ini adalah pesta Natal yang sejati yang pernah saya hadiri.”


Kami melayani 450 orang, tua muda, termasuk anak-anak yang mengemis, orang buta, lumpuh, timpang, yatim, penderita AIDS, dan kami mendapat kehormatan dengan kedatangan orang-orang kusta yang  membawa hadirat Tuhan Yesus, Ia lahir untuk orang-orang seperti mereka, yang tidak berdaya dan terbuang dari komunitas mereka. semua stasiun radio dan surat-surat kabar membuat acara ini sebagai berita utama. Nama Tuhan ditinggikan di Lira lebih dari sebelumnya. Jauh lebih baik mengadakan acara ini daripada membuat KKR yang terbesar sekalipun. Isteri saya masih memberi makan beberapa pengungsi pagi harinya dengan makanan yang tersisa dari pesta, meskipun setiap orang makan sampai kenyang.
Pastor George Purkweri, Lira.

 

Bukan 200, tetapi 350 dilawat Tuhan di Peru . . .

Sungguh luar biasa dan Anda tidak akan pernah percaya bahwa ternyata tidak hanya 200 orang yang hadir, melainkan 350 orang muda dan dewasa bahkan orang tua. Orang-orang dari gereja bangun di pagi buta untuk menyiapkan makanan dan mereka membuatnya di jalanan, dengan penuh kasih dan antusiasme, kami menggunakan panci raksasa. Dari jam 10 sampai jam 3 sore, kami mendapatkan Firman Allah melalui lagu, drama dan panggung boneka, dan semuanya sungguh indah. Kami dapat melihat Yesus mengerjakan mujizat di tengah-tengah kami karena roti dan ikan benar-benar berlipat ganda untuk kami bagikan kepada banyak orang.

Bahkan ketika setiap orang telah selesai, kami masih mengumpulkan sisanya untuk kami bagikan kepada 50 orang miskin di Quenchuas di Yanamilla. Sungguh merupakan pengalaman yang spesial untuk berada di palungan sejati bersama orang-orang ini dari jam 5 sore sampai jam 11 malam. Kami dapat merasakan dinginnya malam, dan hujan turun dan mengubah tanah menjadi lumpur. Kami semua tidur di lantai bersama mereka, dan kami merasakan kemiskinan mereka. Orang-orang tidak berhenti menyanyi dan memuji Tuhan serta mendengarkan firman Allah. Mereka dipenuhi dengan sukacita dan kebahagiaan. Ini merupakan pesta Natal yang sangat luar biasa yang pernah kami lihat di dalam hidup kami, terima kasih telah membagikan kasih dan hati Anda kepada orang-orang termiskin di dunia ini.

Raquel Yupanqui dan Max Candia, Ayacucho.

 

Biaya total untuk semuanya hanya sekitar £1 ($2) per orang. Sebanyak 1.600 orang termiskin di dunia menikmati satu hari yang tidak pernah mereka lupakan, dengan biaya total hanya £1,250, yang digalang dari teman-teman DCI.

Jika kami dapat melakukan ini, apa yang dapat Anda lakukan bagi kaum miskin pada Natal depan jika Anda ingin membuat rencana sekarang?

Kami menyambut setiap persembahan dan hadiah di sepanjang tahun untuk menolong kami melayani yang terhilang, terbuang dan terabaikan di seluruh dunia. Bahkan $10 akan kami salurkan kepada mereka. Terima kasih telah bergabung bersama kami, kami sangat menghargai Anda dan kami akan menuliskan jawaban secara pribadi.

Atau klik di sini untuk alternatif lain dalam memberikan persembahan.

Kembali ke halaman Berita Dunia hari ini

 


 1985 -2007

 The DCI Trust, England
 For the lost, the last and least.
 www.dci.org.uk